Kisah Amalia Usmaianti, Dokter Muda yang Layani Masyarakat Pedalaman Papua

Amalia menceritakan jarak belasan kilometer yang harus ditempuhnya saat menangani warga yang membutuhkan pertolongan.

Kisah Amalia Usmaianti, Dokter Muda yang Layani Masyarakat Pedalaman Papua
Dok. Pribadi/Amalia Usmaianti
AMALIA Usmaianti, seorang dokter muda yang tengah bertugas di pedalaman Boven Digoel, Papua. 

KISAH yang dibagikan seorang dokter muda bernama Amalia Usmaianti menarik perhatian warganet dalam beberapa pekan terakhir ini.

Dokter Amalia saat ini tengah bertugas di pedalaman Boven Digoel, Papua. Ia membagikan kisahnya melalui akun Facebook miliknya.

Dalam unggahannya, Amalia menceritakan jarak belasan kilometer yang harus ditempuhnya saat menangani warga yang membutuhkan pertolongan.

AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat pedalaman Papua berpose dengan anak-anak setempat.
AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat pedalaman Papua berpose dengan anak-anak setempat. (Dok. Pribadi/Amalia Usmaianti)

Lulusan Ilmu Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara itu tengah mengikuti program Nusantara Sehat dari Kementerian Kesehatan dan ditugaskan selama 2 tahun di Puskesmas Ninati, Kabupaten Boven Digoel, Papua.

Amalia bertugas di daerah itu sejak Mei 2017, bersama 6 orang lainnya dalam sebuah tim.

Tim itu terdiri dari dirinya sebagai dokter umum, dan 6 rekannya yang merupakan perawat, bidan, ahli kesehatan lingkungan, ahli gizi, analis kesehatan, dan apoteker.

Amalia membagikan foto dirinya dan beberapa rekannya tengah menyusuri jalananan berlumpur di Ninati dengan berjalan kaki. Terlihat pula air menggenang di beberapa bagian jalan yang dilintasi.

AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat di pedalaman Papua.
AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat di pedalaman Papua. (Dok. Pribadi/Amalia Usmaianti)
AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat di pedalaman Papua.
AMALIA Usmaianti, dokter muda yang melayani kesehatan masyarakat di pedalaman Papua. (Dok. Pribadi/Amalia Usmaianti)

Mereka tengah menuju Kampung Tembutka yang berjarak 16 km dari puskesmas untuk melakukan Puskesmas Keliling (pusling) keesokan harinya.

Terlihat seorang wanita yang ditandu menggunakan tandu darurat yang terbuat dari dua batang bambu kecil dan kain sarung.

Diketahui, dia adalah seorang bidan, satu tim dengan Amalia, yang jatuh sakit dan pingsan setelah menempuh 7 kilometer perjalanan.

Halaman
1234
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help