Home »

News

» Jakarta

Mudik 2018

Sambut Arus Balik, Polisi Prioritaskan Kendaraan dari Luar Jakarta

Kita mengutamakan pemudik dulu, pemudik yang dari luar Jakarta yang kita utamakan lewat jalan tol dan keluar lewat jalan arteri

Sambut Arus Balik, Polisi Prioritaskan Kendaraan dari Luar Jakarta
Warta Kota
Kasatlantas Jakarta Pusat AKBP Juang Andri Apriyanto 

Kasatlantas Jakarta Pusat, AKBP Juang Andi Priyanto menyampaikan pihaknya akan memprioritaskan laju kendaraan yang berasal dari luar Jakarta apabila terjadi kemacetan saat arus balik mendatang.

"Kita mengutamakan pemudik dulu, pemudik yang dari luar Jakarta yang kita utamakan lewat jalan tol dan keluar lewat jalan arteri. Jangan sampai ada stagnan atau kemacetan. Saya juga minta bantuan rekan-rekan kalau misalnya ada kejadian-kejadian di Jakarta Pusat khususnya yang macet, silakan nanti hubungi kami. Kami sudah siap dan mungkin anggota kita akan cek siapa yang bertugas di situ," ujar Juang di Kantor Satlantas Jakarta Pusat, Senin (18/6).

Sebanyak 256 personel dari Satlantas Jakarta Pusat beserta 1.720 petugas gabungan akan dikerahkan di ruas-ruas jalan, terutama di sekitar stasiun dan tempat-tempat wisata.

Juang memprediksi kepadatan lalu lintas akan meningkat pada tanggal 23 dan 24 Juli lantaran kegiatan perkantoran kembali aktif pada 25 Juli mendatang.

"Kita bisa tentukan puncak padatnya saat tanggal 23 dan 24 Juli. Kenapa? Karena para karyawan pegawai sudah masuk kerja. Ataupun sudah masuk cepat-cepat itu. Itu yang harus kita antisipasi datang ke Jakarta," katanya.

Lebih jauh lagi, sejauh ini pihaknya telah melakukan penegakkan hukum dengan cara menilang kendaraan roda dua dan empat dengan total pelanggar sebanyak 1.974 kasus, serta melakukan teguran sebanyak sekitar 5.000 kali kepada para pengendara yang membandel.

"Selama operasi ketupat jaya ini, kita sudah menindak dengan tilang 1.974. Tindakan tilang ini bukan untuk kami sadis atau gimana, tujuannya untuk mencegah kecelakaan lalulintas yang ada. Alhamdullilah sampai sekarang masih zero acccident, hanya satu orang saja yang karena ngebut, oleng lalu jatuh sendiri. Itupun Alhamdullialah tidak sampai meninggal," ujar Juang. (abs)

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help