Jokowi Diprediksi Keok Lawan Prabowo di Jawa Barat #Pilpres2019

JELANG Pilpres 2019 lembaga Survey & Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survei di Jawa Barat.

Jokowi Diprediksi Keok Lawan Prabowo di Jawa Barat #Pilpres2019
Tribun Bogor
Presiden Jokowi menyapa warga Bogor yang hendak mudik ke Jawa Timur, di Terminal Bus Baranangsiang, Minggu (10/6/2018). 

JELANG Pilpres 2019 lembaga Survey & Polling Indonesia (SPIN) merilis hasil survei di Jawa Barat. Hasilnya ternyata Prabowo Subianto masih di atas Jokowi.

Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico antara Prabowo vs Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat," kata Igor Dirgantara, Direktur Survey & Polling Indonesia (SPIN) dalam siaran tertulis pada Kamis (14/6/2018).

Igor menjelaskan, Prabowo Subianto memimpin suara di Jawa Barat dengan perolehan 45,3 persen, sedangkan Jokowi mendapat 40,9 persen, sementara yang menjawab tidak tahu 13,8 persen.

Menurut Igor, saat responden ditanya jika Pilpres 2019 di gelar hari ini, maka Prabowo mendapat 37,1 persen suara, Jokowi meraih suara 30,5 persen, Gatot Nurmantyo 4,2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3.3 persen, Anies Baswedan 2,1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,9 persen, Amin Rais 1,1 persen, Rizal Ramli 0,7 persen, dan yang menjawab tidak tahu sebesar 19,1 persen.

"Tidak ada pergeseran di ProvinsiJawa Barat. Tanah Pasundan itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo, saat maju kembali melawan incumben Presiden Jokowi di Pilpres 2019," kata Dosen Universitas Jayabaya itu.

Igor menambahkan, kemenangan Prabowo atas Jokowi juga terjadi saat Pilpres 2014 lalu, dengan perolehan suara 14.167.381 atau sebesar 59,78 persen diatas Jokowi dengan raihan 9.530.315 suara atau 40,22 persen.

"Jokowi hanya menang atas Prabowo di Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Di sisa kabupaten lainnya Prabowo masih unggul atas Jokowi," kata Igor.

Pilkada Jabar dinilai penting karena provinsi ini menyumbang hampir 20 persen pemilih nasional, dan voters di Jawa Barat dianggap berpengaruh terhadap perolehan suara nasional dalam pemilu serentak 2019.

Igor merinci, setidaknya ada tiga faktor penting sebab masih unggulnya Prabowo atas Jokowi di Jawa Barat.

Pertama, faktor ketokohan Ahmad Heryawan (Aher), Gubernur 2 periode Jabar yang namanya digadang menjadi salah satu cawapres kuat Prabowo dari PKS.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help