Home »

Video

VIDEO: Begini Olah TKP Tuk Pastikan Temuan Mayat Leher Tergorok di Toilet SPBU di Depok

Polresta Depok memastikan bahwa pria yang ditemukan tewas dengan leher tergorok di toilet SPBU adalah korban bunuh diri.

"Karena semua petunjuk itu, polisi menyimpulkan motif korban adalah bunuh diri karena gangguan kejiwaan," kata Bintoro.

Bintoro menjelaskan korban adalah bernama inisial YR, yang lahir di Rangkas, dan berusia 37 tahun.

"Korban sesuai identitas KTP beralamat di Kampung Rawageni, Kelurahan Ratujaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok. Namun saat ini berdomisili di Kampung Serab,  Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok," kata Bintoro.

Menurut Bintoro dari keterangan keluarga korban, diketahui bahwa pada tahun 2016, korban pernah mencoba bunuh diri dengan cara yang sama yakni menggorok lehernya sendiri di kamar rumahnya di Rawageni, Depok.

"Namun pada saat itu ketahuan saudaranya lalu pintu didobrak dan korban dilarikan ke rumah sakit. Kemudian ia dirawat selama 2 minggu atas lukanya, juga kejiwaannya oleh psikiater. Setelah perawatan selesai, baik lukanya maupun kejiwaannya, korban diminta unruk selalu meminum obat penenang," kata Bintoro.

Akan tetapi tambah Bintoro, menurut keluarga, sudah 4 bulan terakhir ini korban tidak mau minum obat penenang.

"Alasannya korban sudah merasa enak," kata Bintoro.

Tetapi tambah Bintoro, nyatanya korban ditemukan tewas dengan luka sayat di lehernya di toilet SPBU di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok.

"Sehingga polisi menyimpulkan korban bunuh diri karena gangguan kejiwaan," katanya.

Hal itu diperkuat dengan rekaman CCTV yang memperlihatkan tidak ada orang lain yang masuk ke dalam toilet sampai toilet didobrak dan korban ditemukan tak bernyawa.

Dari lokasi kejadian kata Bintoro pihaknya mengamankan barang bukti yakni, satu buah helm, sebilah pisau yang dipakai korban menggorok lehernya sendiri, kaos warna hitam dan celana pendek jins yang dikenakan korban serta, satu unit sepeda motor Honda Vario warna putih B 3578 EXC, yang dipakai korbab.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help