Lebaran 2018

Ratusan Pesapon Cuti, Usai Salat Ied Jalan-jalan di Bekasi Dipastikan Tetap Bersih 

Sampah yang biasa ditinggalkan oleh jamaah setelah salat Ied adalah koran, kertas, dan plastik, yang sebelumnya digunakan sebagai alat salat.

Ratusan Pesapon Cuti, Usai Salat Ied Jalan-jalan di Bekasi Dipastikan Tetap Bersih 
Tribun Timur/Sanovra JR
ILUSTRASI Sampah koran yang ditinggalkan usai digunakan sebagai alas Salat Ied, di jalan Ap Pettarani, Makassar, Sulsel, Jumat (17/7). 

MESKI 300 tukang sapu jalanan (pespon) di Kota Bekasi telah mengajukan cuti mudik lebaran, namun pemerintah daerah memastikan ruas jalan di sana tetap bersih. Sebab ada 1.200 pesapon yang tetap bersiaga membersihkan ruas jalan di wilayah setempat.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kustantinah Puji Wahyuni mengatakan, ribuan personel itu dikerahkan untuk membersihkan sampah koran, kertas, dan plastik yang dijadikan alas dalam pelaksanaan salat Ied. Biasanya, kata dia, jenis sampah tersebut akan dibiarkan oleh jemaah setelah salat.

"Pesapon sudah siaga dengan sapu, pengki dan tong sampahnya. Begitu bubar salat, mereka akan membersihkan sampah koran dan kertas yang ditinggal jemaah," kata Kustantinah pada Rabu (13/6/2018).

Menurut dia, masing-masing Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di wilayah setempat sudah mengatur piket kerja pesapon selama dua hari pada hari H dan H+1 Lebaran. Bahkan UPTD juga menyiapkan armada di dekat tempat yang akan dipakai salat Ied.

"Untuk petugas kebersihan seperti pesapon, kru dan sopir masih bertugas pada malam takbiran sampai pukul 03.00, karena Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumurbatu masih dibuka," ujar Kustantinah.

Berdasarkan data yang diperoleh ada ratusan titik yang dijadikan tempat pelaksanaan salat Ied. Selain di lapangan terbuka, pelaksanaan salat Ied juga diadakan di masjid besar seperti Al-Barkah, Bekasi Selatan; Islamic Centre Bekasi, Bekasi Selatan, Masjid Al Azhar Bekasi Barat dan sebagainya.

"Pemerintah akan memberikan uang lembur sebagai kompensasi mereka bekerja sebesar Rp 100.000 per hari," imbuhnya.

Warga Mudik, Sampah Bertambah

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jumhana Luthfi menambahkan, meski warga Kota Bekasi banyak yang mudik lebaran ke kampung halamannya, namun jumlah produksi sampah di wilayah setempat diprediksi bertambah.

Naiknya kuota sampah dipicu karena meningkatnya aktivitas warga dalam merayakan hari lebaran Idul Fitri 1439 H.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved