Moeldoko Sebut Pertemuan Kim dan Trump Kemajuan dalam Perdamaian

pengembangan senjata nuklir Korea Utara ini berimplikasi pada psikologis negara-negara tetangganya

Moeldoko Sebut Pertemuan Kim dan Trump Kemajuan dalam Perdamaian
Instagram
Jenderal (Purn) TNI Moeldoko 

Hikmahanto membeberkan masih ada sejumlah langkah yang harus dilakukan agar denuklirisasi Korut terwujud. Presiden Trump pun tidak sepantasnya merasa keluar sebagai pemenang perang usai pertemuan kemarin. Karena perilaku itu bisa memprovokasi Kim Jong Un, bahkan rakyat Korut, untuk bereaksi negatif dan berdampak pada perundingan teknis.

Selanjutnya yang menjadi tantangan adalah merumuskan kesepakatan yang lebih teknis. Semisal penarikan mundur tentara AS di Korea Selatan atau Jepang, seiring dengan program denuklirisasi Korut. “Tentu masih banyak lagi isu-isu yang menjadi tantangan bagi tim teknis untuk dapat dirumuskan,” kata Hikmahanto.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang menjadi hal bersejarah. Kim Jong Un sebagaimana diberitakan Antara, mengundang Trump untuk mengunjungi Korea Utara selama KTT bersejarah mereka, dan Presiden AS itu menerimanya.

Laporan media pemerintah Pyongyang pada Rabu (13/6), menyebutnya sebagai awal dari "peralihan radikal" dalam hubungan dari bekas musuh di era Perang Dingin.

Pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya itu di Singapura pada Selasa menjadi saksi pemimpin negara demokrasi paling kuat di dunia itu bersalaman dengan generasi ketiga pemimpin Korea Utara, yang berdiri di depan bendera negara mereka.

Kim setuju dengan "denuklirisasi menyeluruh Semenanjung Korea," sebuah kalimat yang disukai oleh Pyongyang, sekaligus menghentikan tuntutan jangka panjang AS agar Korea Utara mengakhiri program persenjataan atomnya dengan cara yang "dapat diverifikasi" dan "tidak dapat diubah."

Kantor berita resmi Korea Utara KCNA menyebut bahwa pertemuan itu penting yang akan membantu mendorong peralihan radikal dalam hubungan antara dua negara tersebut.

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help