Iran Terancam karena Hanya Bisa Pakai Sepatu Butut

Ada saatnya, olahragawan kami adalah simbol kebanggaan nasional. Mereka sekarang menjadi simbol penghinaan.

Iran Terancam karena Hanya Bisa Pakai Sepatu Butut
Getty Images
Iran terancam tampil buruk karena pakai sepatu butut. 

"Para pemain terbiasa dengan peralatan olahraga mereka dan itu tidak benar untuk mengubahnya seminggu sebelum pertandingan penting tersebut," katanya.

Dia menjelaskan,  dirinya hanya manajer dan pemain sepak bola dan tidak boleh terlibat dalam masalah seperti itu.

"Tapi, kami meminta FIFA untuk membantu kami dengan ini," katanya. 

Sejumlah orang Iran telah memulai kampanye di media sosial untuk memboikot produk Nike sebagai tanggapan.

Mereka menggunakan tagar "Tidak untuk Nike".

"Ketika Iran menolak bermain melawan Israel, itu adalah campur tangan politik dalam olahraga, tetapi ketika Nike menolak untuk memasok sepatu bot ke pemain Iran karena sanksi, FIFA tidak mengatakan sepatah kata pun," kata seorang pengguna di Twitter.

Dalam video yang banyak dibagikan, seorang pria Iran yang menggambarkan dirinya sebagai dokter gigi melemparkan sepasang sepatu Nike ke dalam tong, mengatakan keputusan perusahaan adalah "penghinaan terhadap bangsanya dan semua pecinta sepak bola".

Gelandang Iran, Saeid Ezatolahi berbicara kepada pers di sepatu Nike-nya, awal pekan ini.

"Ada saatnya, olahragawan kami adalah simbol kebanggaan nasional. Mereka sekarang menjadi simbol penghinaan," katanya.

Pelatih Iran,  Carlos Queiroz di tengah para pemain.
Pelatih Iran, Carlos Queiroz di tengah para pemain. (Getty Images)

Namun, beberapa orang Iran mengatakan,  sebagai perusahaan swasta AS, Nike tidak punya pilihan lain.

Halaman
123
Penulis: Gede Moenanto Soekowati
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help