Dua Pemudik Perempuan Jadi Korban Jambret di Bekasi

Dua pemudik perempuan menjadi korban jambret di depan RS Bella, Jalan Djuanda,Bekasi pada Selasa (12/6/2018) dini hari.

Dua Pemudik Perempuan Jadi Korban Jambret di Bekasi
WARTA KOTA/FITRIYANDI AL FAJRI
Pemudik yang jadi korban jambret di Bekasi 

Dua pemudik perempuan menjadi korban jambret di depan RS Bella, Jalan Djuanda, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur pada Selasa (12/6/2018) dini hari.

Beruntung, pelaku berinisial L (34) berhasil diamankan warga setempat yang melihat aksinya.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polrestro Bekasi Kota AKBP Jarius Saragih mengatakan, korban bernama Mayang Puspita (22) dan Rika Amalana (22). Penjambretan itu terjadi saat keduanya melaju menggunakan sepeda motor menuju kampung halamannya di Indramayu, Jawa Barat.

Di perempatan lampu lalu lintas RS Bella, korban Mayang yang dibonceng mengeluarkan ponsel untuk melihat jalur mudik menuju Indramayu. Tersangka yang datang dari arah belakang menggunakan sepeda motor langsung merebut ponsel miliknya.

"Setelah mengambil ponsel, pelaku berusaha memutar arah sepeda motor namun diteriaki maling," kata Jarius pada Rabu (13/6).

Panik diteriaki maling, tersangka L berusaha menyalip kendaraan yang berhenti di lampu lalu lintas. Rekan Mayang, Rika Amalana kemudian berputar balik untuk mengejar motor tersangka. Akhirnya, sepeda motor pelaku berhasil ditabrak Rika hingga L terjatuh di jalanan.

Massa yang kesal dengan ulahnya langsung menghakimi tersangka hingga babak belur. Sementara korban Rika dan Mayang mengalami luka memar di bagian wajah dan tangan setelah sepeda motornya bertabrakan dengan milik L.

"Saat itu juga korban langsung dibawa ke RS Bella untuk mendapat pengobatan," ujarnya.

Kepada polisi L mengaku nekat menjambret karena terdesak kebutuhan ekonomi. Rencananya ponsel hasil kejahatan akan dijual dan uangnya digunakan untuk keperluan lebaran. "Pengakuannya baru sekali, tapi keterangannya masih kita gali," katanya.

Kepala Sub Bagian Humas Polrestro Bekasi Kota Komisaris Erna Ruswing Andari mengatakan, ada sekitar 1.000 personel yang dikerahkan lembaganya dalam pengamanan mudik. Selain bertugas di jalur mudik, mereka juga bersiaga di 11 pos pengamanan mudik lebaran.

Sebelas pos itu di antaranya di Gerbang Tol Timur Bekasi, Pospam lampu merah Bulak Kapal, Pospam depan Stasiun Kranji, Pospam Cikunir depan Mc Donald, Pospam Mega Mall Bekasi, Pospam Giant Wisma Asri, Pospam Pasar Pasangan Bantargebang, Pospam bawah jembatan Komsen Jatiasih, Pospam depan Plaza Cibubur, Papan depan Stadion Mini Pondokgede dan depan Blu Mall.

"Kami juga mengimbau kepada para pemudik agar berhati-hati terhadap kejahatan jalanan terutama penjambretan," katanya.

Akibat perbuatannya tersangka L dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang bakal dihukum penjara di atas lima tahun. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help