Home »

News

» Jakarta

Eksklusif Wartakota

Sanggah Tulisan Mahfud MD, Prof Suteki: Sing Kepenak Dienggo, Sing Ora Kepenak Ditinggal

Prof Suteki menantang yang menolak Khilafah apakah berani menyatakan kepemimpinan pada era Nabi Muhammad SAW dan Khulafaur Rasyidin salah?

Sanggah Tulisan Mahfud MD, Prof Suteki: Sing Kepenak Dienggo, Sing Ora Kepenak Ditinggal
koleksi pribadi
Prof Suteki. 

Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Diponegoro (Undip) Prof Suteki SH  MHum mulai Rabu (6/6) dinonaktifkan sebagai Ketua Program Studi (Prodi) Magister Ilmu Hukum (MIH) Undip.

Keputusan penonaktifan guru besar hukum itu  berdasarkan SK Nomor 223/UN7.P/KP/2018 yang diteken Rektor Undip Prof Dr Yos Johan Utama SH MHum tertanggal 6 Juni 2018.

Suteki dinonaktifkan karena dianggap mendukung dan membela  ormas Hitzbut Tahrir Indonesia (HTI) dan anti-Pancasila.

Padahal sang guru besar ini mengajar Pancasila.

Baca: Dituduh Pengkhianat, Penipu, dan Sengkuni, Amien Rais Jawab Lewat Video dan Sebut Dungu

Baca: BERITA FOTO: MRT Jakarta Bakal Diuji Coba Bulan Agustus

"Kalau tidak percaya coba ditanya anak-anak didik saya. Apakah pernah saya mengajari anti-NKRI Anti-Pancasila? Bagaimana mungkin pengajar Pancasila, kemudian mengatakan kamu jangan Pancasilais" kata Prof Suteki.

Meski demikian, keputusan telah dijatuhkan dan dia untuk sementara dinonaktifkan.

Baca: Dishub DKI Klaim Keberangkatan Bus Mudik dari Terminal Bayangan Berkurang

Baca: Dewan Pers Berharap Kematian Wartawan Muhammad Yusuf Ditangani

Melalui akun Facebooknya, Prof Suteki membuat tulisan, di antaranya berisi:   

Alhamdulillah, sesuai dgn SK Rektor No. 223/UN7.P/KP/2018 per tgl 6 Juni 2018, saya dibebaskan sementara dari tugas:
1. Kaprodi MIH
2. Ketua Senat FH
3. Anggota Senat Undip.

Prof Suteki Bantah Tulisan Prof Mahfud

Melalui blog pribadinya, Prof Suteki juga membantah tulisan Prof Mahfud MD yang menolak Khilafah.

Halaman
123
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help