Rumah Infaq Bekasi Jajaki Penggalangan Dana Berbasis Online

pihaknya lebih fokus pada pembangunan masjid. Hal ini mengacu pada prinsip lembaganya, yakni Membangun Indonesia Lewat Masjid.

Rumah Infaq Bekasi Jajaki Penggalangan Dana Berbasis Online
Warta KOta
Ketua Umum Rumah Infaq, Yusman Dawolo memberikan bingkisan sembako kepada 300 kaum dhuafa di kantornya, Perumahan Metland Tambun, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (12/6). 

Lembaga kemanusiaan, Rumah Infaq di Kabupaten Bekasi mulai melirik sistem penggalangan dana berbasis aplikasi online. Nantinya dana bantuan dari donatur bisa diambil lewat rekening bank masing-masing secara otomatis.

Ketua Umum Rumah Infaq, Yusman Dawolo mengatakan pihaknya tengah menjajaki kerjasama dengan beberapa bank nasional di Indonesia. Dia menargetkan, aplikasi online Rumah Infaq di perangkat gawai donatur sudah bisa diterapkan pada awal 2019.

"Selama ini sistem penggalangan dana lewat transfer rekening bank, ke depan kita targetkan sudah berbasis aplikasi online di awal 2019," kata Yusman usai membagikan santunan kepada 300 masyrakat dhuafa di kantornya, Perumahan Metland Tambun, Desa Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Selasa (12/6).

Dia meyakini, penggalangan dana menggunakan sistem online dapat mendongkrak nilai donasi, karena jaringan lembaganya ke para calon donatur bisa lebih luas. Pada tahun 2017 lalu, nilai infaq yang berhasil dikumpulkan dari donatur menembus Rp 8 miliar. Dengan penggunaan aplikasi online, dia berharap jumlah donasi yang bisa dikumpulkan mencapai Rp 50 miliar.

"Tahun 2018 ini saja kita targetkan bisa terkumpul Rp 30 miliar, namun dengan sistem aplikasi online bisa menembus Rp 50 miliar," imbuhnya.

Menurut dia, penggalangan dana dengan sistem online justru memudahkan donator dan calon donatur dalam menyalurkan bantuannya. Mereka tidak perlu repot mentransfer dana ke rekening yayasannya, terutama bagi donatur tetap berkisar 2.000 orang asal Indonesia, Malaysia, Hongkong dan Jepang.

Lewat aplikasi itu, pihaknya bakal menawarkan beberapa pilihan skema penyaluran donasi yaitu setiap hari, setiap pekan hingga setiap bulan. Dana itu, kata dia, akan diambil secara otomatis dari saldo rekening bank donatur. "Soal pengelolaan uang donasi, kami selalu diaudit oleh akuntan publik yang berkredibilitas," katanya.

Dia menambahkan, setiap dana yang masuk akan disalurkan kepada pihak berhak. Rumah Infaq saat ini memiliki tiga program kerja utama yang meliputi pembangunan dan rehabilitasi masjid dan mushola, program beasiswa pendidikan bagi masyarakat tidak mampu dan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pinjaman Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Dari program itu, pihaknya lebih fokus pada pembangunan masjid. Hal ini mengacu pada prinsip lembaganya, yakni Membangun Indonesia Lewat Masjid.

"Kami berkeyakinan masjid adalah sarana baik dalam berbagai hal kehidupan, karena di masjid ada dakwah untuk memperkuat aqidah. Lewat masjid, kita bisa memperoleh ilmu agama, sosial, ekonomi dan sebagainya," ungkapnya.

Sejak lembaga kemanusiaan ini dibentuk pada 2014 lalu, pihaknya telah membangun delapan masjid baru di berbagai daerah pelosok Indonesia. Delapan masjid itu berada di daerah Pulau Nias, Sumatera Utara; Provinsi Maluku; Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT); Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat; Kabupaten Aceh Jaya, Kabupaten Bogor; Kabupaten Landak, Proinsi Kalimantan Barat.

Adapun nilai pembangunan masjid beragam dari Rp 300 jutaan sampai Rp 1 miliar. Pertimbangan pihaknya membangun masjid karena warga di sana kesulitan untuk beribadah. Mereka harus menempuh perjalanan yang sangat jauh hanya untuk beribadah secara jamaah.

Adapun kriteria masjid yang akan dibangun harus ada lahan wakaf, tidak ada resistensi warga sekitar dan memiliki minimal jumlah jamaah mencapai 30 kepala keluarga (KK). "Sebelum membangun kita melakukan survei dulu ke lokasi. Tahun ini kita berencana membangun masjid Kabupaten Karo, Sumatera Utara dan di Papua," ujarnya. (faf)

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help