Eksklusif Wartakota

Penjelasan Prof Suteki: Sebagai Muslim Tak Mungkin Saya Katakan Khilafah Ajaran Setan

PROF Dr Suteki SH MHum membuat klarifikasi dan pernyataan sikap. Dia juga jelaskan makna batik yang ia pakai, gazebo, tirai, dan matahari.

Penjelasan Prof Suteki: Sebagai Muslim Tak Mungkin Saya Katakan Khilafah Ajaran Setan
youtube
Prof Suteki, dosen Undip yang dinonaktifkan karena dituduh anti-Pancasila dan anti-NKRI. 

PROF Dr Suteki SH MHum secara pribadi membuat klarifikasi dan pernyataan sikap atas tuduhan terhadap dirinya yang anti-Pancasila dan mendukung Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Karena tuduhan itu, Suteki kini dinonaktifkan dari sejumlah jabatan sebagai dosen di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah.

Klarifikasi Suteki dibuat dalam bentuk video berdurasi sekitar 04:16 menit. Adnan Firdaus
Dipublikasikan tanggal 11 Jun 2018

Video itu diunggah di saluran Youtube dan kemudian dibagikan (share) melalui akun Facebook Suteki.

Baca: Sudah Saatnya Keberadaan BPIP Ditinjau karena Kewibawaannya Terkikis Habis

Video itu menuai berbagai komentar netizen (warganet) serta menjadi viral.

"Menanggapi atas isu terkini yang berkembang atas dugaan bahwa saya anti-Pacasila, saya anti-NKRI, saya berafiliasi dengan Ormas HTI, terkait dengan status komentar keterangan saya sebagai saksi ahli di Mahkamah Konstitusi  terkait judicial review Perpu Ormas dan di PTUN terkait gugatan HTI atas pencabutan badan hukum di ptun jakarta timur, perkenankan saya melakukan klarifikasi dan menegaskan bahwa," ujar Suteki.

Ada tiga poin klarifikasi yang dia sampaikan Suteki, yaitu: 

Baca: Surat Pengunduran Diri Yudi Latif Dari Kepala BPIP Jadi Viral di Medsos

Baca: Kebun Raya Bogor Pasang Spanduk Tak Lagi Gelar Salat Id, Fadli Zon Kaitkan dengan Pancasila

1) Saya tetap Pancasila yang akan tetap mengajarkannya dari tahun 1996 hingga sekarang atau 24 tahun lalu, baik untuk bidang kehidupan masyarakat, berbangsa berbangsa bernegara, maupun utk kehidupan mondial.

Tidak terbesit sedikit pun di dalam pikiran saya untuk melecehkan atau menegasikan dalam bidang-bidang kehidupan tersebut.

2) Saya tetap NKRI, hingga asat ini tidak pernah pindah ke mana-mana, tidak pernah ke lain hati dan tidak pernah ke lain bodi.

Halaman
1234
Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved