Pedagang Daging Khawatir Tidak Laku Jika Lebih Mahal dari Swalayan

"Biasanya H-3 emang mulai naik tapi sekarang kita ragu-ragu karena dari pemasok harga normal," ujar Engkus,

Pedagang Daging Khawatir Tidak Laku Jika Lebih Mahal dari Swalayan
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Pedagang daging 

 Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1349 H identik dengan naiknya harga pangan di pasaran.

Namun hal tersebut tidak berlaku pada beberapa jenis pangan di Pasar Kramat Jati Jakarta Timur, salah satunya daging sapi.

Para pedagang ragu jika ingin menaikan harga, sebab tidak ada kenaikan dari pemasok daging sapi.

"Biasanya H-3 emang mulai naik tapi sekarang kita ragu-ragu karena dari pemasok harga normal," ujar Engkus, penjual daging sapi di Pasar Kramat Jati, Selasa (12/6/2018).

Mereka takut jika menaikan harga, pembeli kabur dan lebih memilih berbelanja ke Swalayan.

"Kita juga pantau harga daging di samping (Lippo Mal Kramat Jati), kalau kita lebih mahal nanti pembeli malah kabur, yang ada kita gigit jari," katanya.

Saat ini harga daging sapi dibandrol Rp 125.000 perkilogram dari sebelumnya Rp 120.000 perkilogram.

"Dua hari yang lalu memang naik lima ribu. Baru naik sekali ini selama bulan puasa, sebelumnya stabil terus," kata Engkus.

Puncak pembelian diprediksi mulai H-1 dini hari yaitu Kamis (14/6/2018), rata-rata pedagang menyiapkan satu hingga dua kwintal daging sapi segar untuk dijual esok. (M16)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help