Wanita Muda Bopong Bayi Lobster Diamankan di Bandara Soetta

Jajaran Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 18.228 ekor benih lobster.

Wanita Muda Bopong Bayi Lobster Diamankan di Bandara Soetta
Warta Kota/Andika Panduwinata
Petugas menunjukkan sejumlah bayi lobster dalam botol kemasan minuman. 

JAJARAN Bea Cukai Bandara Soekarno Hatta, Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 18.228 ekor benih lobster.

Diketahui pelaku merupakan wanita muda yang memboyong bayi lobster ini di Terminal Keberangkatan 2D, Bandara Soetta.

Tersangka berinisial J (26) membungkus belasan ribu baby lobster dalam 33 kemasan. Pelaku diamankan petugas pada Minggu (10/6/2018) kemarin.

Sejumlah bungkus plastik isi puluhan bayi lobster yang berhasil disita petugas bandara.
Sejumlah bungkus plastik isi puluhan bayi lobster yang berhasil disita petugas bandara. (Warta Kota/Andika Panduwinata)

Kepala Bidang Kepatuhan lnternal dan Layanan lnformasi KPU BC Soekarno Hatta Dadan Farid menjelaskan pengungkapan ini berawal saat petugas melakukan pemindaian sinar X atas bagasi. Bagasi Tujuan Singapura dengan nomor penerbangan JT 162.

"Dari pemeriksaan awal tersebut petugas mencurigai satu bagasi dengan nomor bagasi itu dan perlu untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Dadan saat dijumpai di Bandara Soetta, Senin (11/6/2018).

Atas hal tersebut, aparat pun berkoordinasi dengan pihak groundhandling maskapai Lion Air untuk menjemput pemilik bagasi yang merupakan J, wanita asal Medan.

"Setelah dibuka ditemukan isi koper adalah benih bayi lobster yang dikemas ke dalam kantong plastik sebanyak 33 kemasan dengan isi 18.228 ekor," ucapnya.

Dari hasil penangkapan tersebut, Bea Cukai kemudian berkoordinasi dengan Polresta Bandara Soekarno Hatta dan Balai Besar Karantina lkan untuk menyerahkan tersangka dan barang bukti guna penanganan lebih lanjut.

Kepala Karantina Ikan Bandara Soetta, Habrin Yake menambahkan, belasan ribu benih lobster tersebut langsung dilepas liarkan ke perairan yang terletak di Serang.

"Hewan ini langsung dibawa ke Serang untuk dilepas sebanyak 18. 004 ekor. Namun sisanya tak dilepas untuk memang sudah mati dan untuk penyelidikan," kata Habrin.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian untuk pengembangan lebih lanjut. (dik)

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help