Home »

Bogor

Polwan Sigap Gendong Bocah Diduga Kepanasan dan Kelelahan Saat Mudik

Beruntung ada Bripda Tika yang awas melihat pemotor yang jadi kesulitan saat anaknya mulai kecapean.

Polwan Sigap Gendong Bocah Diduga Kepanasan dan Kelelahan Saat Mudik
Tribun Bali
Polwan Kendal gendong bocah kelelahan 

WARTA KOTA, BOGOR - Pemerintah, polisi, dan bahkan pabrikan motor, tidak menganjurkan mudik menggunakan kendaraan roda dua.

Hal yang paling mendasar dari larangan itu adalah bahwa pabrikan motor mendesain produknya sebagai kendaraan dalam kota.

Atau dengan kata lain, desain dari motornya hanya untuk jarak dekat saja.

Jarak mudik yang mencapai ratusan kilometer, bisa membahayakan si penggunanya.

Meski demikian, masih banyak pemudik yang nekat lakukan perjalanan pakai motor.

Dan bahkan ada juga yang sampai boncengan dengan anaknya.

Kalau memang kejadian seperti ini yang terpaksa harus terjadi, jangan sampai memaksakan diri.

Artinya secara berkala melakukan istirahat dan jangan sampai kecapean.

Di Kendal, Jawa Tengah, Polwan Polres Kendal Bripda Dwi Sartika, punya pengalaman yang bisa jadi pelajaran bagi pemotor yang mudik berboncengan dengan anaknya.

"Saat mengatur arus mudik di Pasar Cepiring, saya melihat ada seorang ayah yang kesulitan mengendarai kendaraannya karena ada seorang anak yang tertidur dibongcengan ayahnya.

Halaman
12
Editor: Adi Kurniawan
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help