Koran Warta Kota

Dua Hari Satu Malam Berdesakan dan Kepanasan yang Penting Mudik

Mudik ke kampung halaman selalu menyertakan kisah 'heroik'. Seperti cerita Mala dan keluarganya yang hendak pulang kampung ke Bangkalan

Dua Hari Satu Malam Berdesakan dan Kepanasan yang Penting Mudik
Koran Warta Kota
Headline Warta Kota edisi Senin, 11 Juni 2018 

PERJUANGAN mudik ke kampung halaman selalu menyertakan kisah-kisah 'heroik'. Seperti cerita Mala (36) dan keluarganya yang hendak pulang kampung ke Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Dari Jakarta, mereka naik mobil pikap bak terbuka yang dimodifikasi dan ditutup terpal.

"Nggak apa-apa, dua hari satu malam panas-panasan, desak-desakan, yang penting mudik," kata Mala saat ditemui di rest area Km 19 jalan tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Minggu (10/6) sore.

Saat itu, Mala bersama delapan anggota keluarganya hendak mudik dari Tanjung Priok, Jakarta Utara, ke Madura.

Lama perjalanan, menurut Mala, sekitar dua hari satu malam. Bukan waktu yang sebentar.

Apalagi ia mudik menggunakan mobil pikap modifikasi, yang udaranya sangat pengap di dalam mobil dan berdesak-desakan.

"Memang panas banget. Apalagi mesti desak-desakan. Habis mau gimana lagi. Ini cara yang paling murah daripada naik kendaraan lain," kata wanita berkerudung hitam tersebut.

Mobil yang digunakan adalah mobil pikap Daihatsu Grand Max hitam nopol B 9776 UAC.

Mobil itu dimodifikasi dengan menutupi bagian bak belakang menggunakan terpal biru. Hingga terpal tersebut membentuk seperti atap.

Sementara di dalam bak mobil itu dipenuhi anggota keluarga Mala dan beberapa makanan, minuman, serta buah tangan, untuk dibawa ke kampung halamannya.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help