Home »

Depok

3 Oknum Brimob Penusuk TNI-AD Jadi Tersangka, Kodam Jaya Percaya Proses Hukum

Kodam Jaya yakin proses hukum terhadap tiga oknum anggota Brimob yang menusuk anggota TNI-AD berjalan obyektif.

3 Oknum Brimob Penusuk TNI-AD Jadi Tersangka, Kodam Jaya Percaya Proses Hukum
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Screen shoot rekaman CCTV perkelahian di al diablo cimanggis depok yang mengakibatkan dua anggota TNI dari Kodam Jaya, luka tusuk, Kamis dinihari. 

KEPALA Penerangan Kodam Jaya Kolonel Inf Kristomei Sianturi mengaku pihaknya percaya bahwa pihak kepolisian akan memproses hukum secara objektif kasus penusukan sejumlah anggota Brimob terhadap dua anggota TNI di tempat biliar di Depok, Kamis (7/6/2018) dinihari lalu.

Dimana saat ini dari 8 anggota Brimob yang diamankan, tiga diantaranya sudah ditetapkan menjadi tersangka.

"Kami percayakan pada kepolisian untuk memproses dan menghukum pelaku sesuai perundang-undangan dan hukum yang berlaku," kata Kristomei kepada Warta Koga, Senin (11/6/2018).

Ia mengatakan proses penyelidikan kasus ini masih berjalan dan ditangani polisi sampai nanti terungkap motif dan penyebab penusukan.

Seperti dikehui keributan terjadi diempat biliard Al Diablo di Jalan Raya Bogor, Cimanggis, Depok, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 03.30.

Akibatnha dua anggota TNI yakni Serda Darma Aji, anggota Yonif Mekanik 203/AK Kodam Jaya dan Serda Nikolas Kegomoi, anggota Yonkav 7/Sersus Kodam Jaya, mengalami luka tusuk di perut.

Serda Darma Aji, akhirnya meninggal dunia di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (8/6/2018) siang pukul 13.15, sementara Serda Nikolas masih dalam perawatan intensif di RSPAD Gatot Subroto hingga Minggu (10/6/2018) malam ini.

Sedangkan 8 anggota Brimob yang diduga pelaku penusukan langsung diamankan ke Mapolda Metro Jaya, Jumat (8/6/2018) malam.

Sebelumnya Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan ada tig orang oknum anggota Brimob telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak kekerasan berujung kematian terhadap seorang anggota TNI.

"Saat ini Polda Metro Jaya sudah menetapkan tiga tersangka terkait insiden tersebut. Sudah ditahan," kata Iqbal.

Polri, katanya turut berduka dan mendoakan almarhum diterima di sisi Allah dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan.

Menurut Iqbal pihaknha menyesalkan adanya kasus ini di tengah kesibukan TNI-Polri mengamankan aktivitas masyarakat yang mudik Lebaran.

"Apalagi saat ini seluruh Bhayangkara Polri dan prajurit TNI tersebar pada jalur-jalur mudik untuk memastikan masyarakat bisa mudik dengan aman, nyaman. Tapi, ada oknum kami yang melakukan tindakan mencoreng soliditas TNI-Polri," katanya.

Iqbal menegaskan, kerja sama Polri-TNI tetap solid dan tindakan yang dilakukan ketiga oknum polisi itu tidak mencerminkan institusi.

Pihaknya memastikan para pelaku yang terbukti terlibat bakal diproses hukum secara terbuka di peradilan umum.

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help