Home »

Video

VIDEO: LSM Ini Menilai Tio Layak Direhabilitasi

"Kita lihat sulu doing. Yang bolak balik di rehab, barang dibawa sama, kondisi fisik demikian, hasil assesmennya

- Tuntutan enam tahun penjara dan denda Rp. 800 juta yang diterima aktor Tio Pakusadewo (54), rupanya banyak ditentang oleh beberapa pihak.

Salah satu diantaranya adalah LSM Gerakan Peduli Anti Narkoba (GPAN), yang menentang keras terhadap Jaksa yang memberikan tuntutan yang tidak logis, kepada Tio dalam proses hukumnya.

Ketua Umum GPAN, Drs. Siswandi mengatakan bahwa tuntutan yang diterima Tio dari Jaksa, merupakan tuntutan hukum yang tidak adil, jika dibandingkan dengan Jennifer Dunn dan Fachri Albar.

"Terdakwa lain (Jennifer Dunn dan Fachry Albar) sama pengguna juga, kenapa mereka di tuntut ada 8 bulan dan 9 bulan, tapi Tio berbeda. Dimana keadilan ini?," kata Siswandi ketika ditemui di gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).

Siswandi menjelaskan bahwa sebelum jaksa mengesahkan tuntutannya, terdakwa harus dilihat dulu golongannya, apakah terdakwa merupakan kurir, pengedar, bandar, atau jaringan.

"Kita lihat sulu doing. Yang bolak balik di rehab, barang dibawa sama, kondisi fisik demikian, hasil assesmennya ada. Enggak logika (tuntutannya) dibandingkan dengan terdakwa yang lain (Jennifer Dunn dan Fachri Albar)," ucapnya.

Lanjut Siswandi, ia berharap Majelis Hakim memberikan putusan atau vonis kepada Tio yang seadil-adilnya. Selain itu, ia berharap Tio mendapatkan hukuman yang setimpal.

"Sudah berlalu tuntutan JPU. Sekarang dengan tuhannya, yah hakim. Kami berharap hakim menentukan masa depan orang. Itu dari kami menyikapi tuntutan Tio," ujar Siswandi. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help