Home »

Depok

Tempat Biliar 2 Anggota TNI Ditusuk Kangkangi Instruksi Wali Kota

Jika memang benar selama Ramadan ini tempat itu masih beroperasi, tentunya ada tahapan dan prosedur yang dilalui sebelum kami memberikan sanksi

Tempat Biliar 2 Anggota TNI Ditusuk Kangkangi Instruksi Wali Kota
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Screen shoot rekaman CCTV perkelahian di al diablo cimanggis depok yang mengakibatkan dua anggota TNI dari Kodam Jaya, luka tusuk, Kamis dinihari. 

TEMPAT Biliar sekaligus cafe Al Diablo di Jalan Raya Bogor KM 30, Cimanggis, Depok, jelas-jelas sudah mengangkangi intruksi Wali Kota Depok Mohammad Idris agar semua tempat hiburan malam di Kota Depok tidak beroperasi selama Ramadan.

Sebab tempat biliar Al Diablo dipastikan masih saja beroperasi selama Ramadan ini.

Buktinya terjadi keributan di sana yang berujung penikaman 8 anggita Brimob terhadap dua anggota TNI dari Kodam Jaya, Kamis (7/6/2018) lalu sekitar pukul 03.30 dinihari.

Namun untuk memberikan sanksi tegas terhadap tempat hiburan seperti tempat biliar Al Diablo, nyatanya Wali Kota Depok tak berdaya.

Kepala Satpol PP Kota Depok Yayan Arianto mengaku baru pada Senin (11/6/2018) besok, pihaknya akan melakukan cek lokasi tempar biliar Al Diablo.

"Besok kita akan cek lokasi. Jika memang benar selama Ramadan ini tempat itu masih beroperasi, tentunya ada tahapan dan prosedur yang dilalui sebelum kami memberikan sanksi," kata Yayan kepada Warta Kota, Minggu malam.

Baca: Begini Kondisi TNI yang Ditusuk di Tempat Billiard

Baca: Rekaman CCTV 2 Anggota TNI Ditusuk di Tempat Billiard Beredar

Sebelumnya Wali Kota Depok Mohammad Idris sejak awal Ramadan lalu sudah menginstruksikan semua tempat hiburan malam di Depok tidak beroperasi total selama Ramadan melalui surat edarannya.

Menurut Idris jika ada yang melanggar instruksinya maka, pihaknya akan menindak dan memberikan sanksi tegas ke para pengusaha dan pengelola tempat hiburan malam di Depok.

Tempat hiburan malam yang diwajibkan menutup total tempat usahanya selama Ramadan itu kata dia adalah mulai dari tempat karaoke, bar, kafe, tempat pijat, hingga biliar dan atau sanggar seni komersial.

Menurutnya, selama beberapa tahun terakhur ini aturan kebijakan penutupan total tempat hiburan malam selama Ramadan di Depok, tidak pernah mengalami kendala.

Baca: Sandiaga Uno Berharap Pemudik Tidak Kembali Lagi ke Jakarta 

Baca: Pemudik Heran Arus Mudik 2018 Lancar

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help