Polisi Tangkap Pelaku Aksi Vandalisme Underpass Mampang

Mereka terciduk setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap aksi keduanya yang sempat viral

Polisi Tangkap Pelaku Aksi Vandalisme Underpass Mampang
Istimewa
Beberapa remaja tampak melakukan aksi vandalisme di dinding terowongan (underpass) Mampang Prapatan pada kegiatan konvoi yang mereka sebut sahur on the road, Minggu (3/6/2018) pagi. 

POLRES Jakarta Selatan mengamankan dua pelaku vandalisme di underpass Mampang.

Mereka terciduk setelah polisi melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap aksi keduanya yang sempat viral dan mendapat kecaman masyarakat.

"Kami sudah amankan pelakunya. Pertama, kami amankan satu orang kemudian satu orang lain menyerahkan diri. Mereka masih bersekolah dan di bawah umur," kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar, Minggu (10/6).

Kedua pelaku diketahui berinisial AG (15) dan IM (16). Meskipun masih di bawah umur, namun Kombes Indra menegaskan pihaknya tetap akan memproses hukum keduanya untuk memberikan efek jera.

"Proses hukum tetap jalan, ini pembelajaran kepada adik-adik kita jangan diulangi. Ini juga nggak pernah diajarkan guru mereka, ngapain. Ini juga contoh kepada yang lain, jangan melakukan hal-hal yang justru merugikan masyarakat, merugikan kita semua," kata Kombes Indra.

Saat menjalani pemeriksaan, kedua pelaku mengaku menyesal telah melakukan perbuatan mencoret fasilitas umum.

"Pada yang bersangkutan sudah kita periksa dan kita amankan. Yang bersangkutan juga sangat menyesal dengan apa yang dilakukan," jelas Indra.

Kombes Indra menegaskan, meskipun proses hukum berjalan, namun pihaknya tidak melakukan penahanan terhadap kedua pelaku.

"Mereka sudah kooperatif, dan juga pasal yang dikenakan pasal 4O6 KUHP. Karena ancaman pidananya juga tidak terlalu tinggi, Slsehingga kita tidak melakukan penahanan pada yang bersangkutan," jelasnya.

Selain kedua pelaku, terdapat empat pelaku lainnya yang diamankan di Polsek Mampang Prapatan. Pihak Polres mengatakan ikut membantu penyelidikan tersebut.

"Ada juga yang diamankan polsek, ada yang diamankan oleh kita. Proses memang dilidik di Polsek, kita dari Polres mem-backup," jelas Indra.

Indra mengatakan menemukan pelaku karena bantuan warga.

Polisi berhasil mengetahui nomor polisi pelaku yang terekam video di media sosial.

"Kita akan terus mengimbau masyarakat ini adalah fasilitas negara yang dibutuhkan masyarakat. Jangan melakukan hal yanh merugikan masyarakat," terang Kombes Indra.

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved