Pelaku Pembacokan Mahasiswa UGM Hingga Tewas Ternyata Masih Dibawah Umur

MWD, laki-laki 16 Tahun, warga Blunyah Rejo RT 22/RW 06, Karang Waru, Tegalrejo Yogyakarta

Pelaku pembacokan yang menewaskan seorang mahasiswa UGM asal Semarang akhirnya berhasil ditangkap, Sabtu (9/6/2018).

DIlansir Tribunjogja.com melalui akun Instagram @poldajogja Direktorat Reskrimum Polda DIY melalui Resmob Progo Sakti berhasil amankan pelaku penganiayaan terhadap korban Dwi Ramadhani, warga Padurungan Semarang.

Sebelumnya Dwi mengalami penganiayaan pada 7 Juni 2018, pukul 02.30 WIB.

Dwi bersama teman-temannya sedang melakukan Aksi Bakti Sosial membagikan makan untuk sahur di sekitar Simpang empat Mirota Kampus Jalan C Simanjuntak, Terban.

Akibat kejadian tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit Sardjito dan akhirnya meregang nyawa usai mengalami pendarahan hebat akibat luka sabetan senjata tajam (Sajam) pada bagian punggung.

Polisi pun segera melaukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi saat terjadinya peristiwa tersebut.

Berdasarkan informasi dari akun tersebut dua pelaku yang berhasil diamankan adalah MWD, laki-laki 16 Tahun, warga Blunyah Rejo RT 22/RW 06, Karang Waru, Tegalrejo Yogyakarta dan ADYTS, laki-laki 19 tahun, warga Badran RT 43/RW 10 Bumijo, Jetis, Yogyakarta.

Berhasil diamankan pula empat buah senjata tajam, satu di antaranya digunakan untuk melukai korban Dwi Ramadhani, dan satu buah motor matic. (*)

Editor: ahmad sabran
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved