Amerika Serikat dan Irlandia Dukung LGBT Lewat Jersey Timnas Sepakbola

MESKIPUN Amerika Serikat dan Irlandia tidak lolos ke Piala Dunia 2018, kedua tim dijadikan tim uji coba untuk para kontestan Piala Dunia.

Amerika Serikat dan Irlandia Dukung LGBT Lewat Jersey Timnas Sepakbola
@ussoccer_mnt
Jersey Timnas sepakbola Amerika Serikat untuk mendukung komunitas LGBT yang dikenakan saat kontra Prancis, Minggu (10/6/2018) dini hari WIB, di Stade de France, Saint-Denis, Prancis.

MESKIPUN Amerika Serikat dan Irlandia tidak lolos ke Piala Dunia 2018, namun kedua tim itu aka dijadikan sebagai tim uji coba untuk para kontestan Piala Dunia.

Irlandia dijajal Kosta Rika pada 5Juni lalu dan berkesudahan dengan kemenangan besar Kosta Rika 3 gol tanpa balas.

Sementara, Amerika meladeni Prancis dalam partai uji coba pada Minggu, (10/6/2018) dini hari WIB jelang Piala Dunia 2018 dimulai.

Pada laga yang digelar di Stade de France, Saint-Denis, Prancis itu Amerika memakai jersey bergaris namun pada nomor punggungnya bercorak bendera pelangi khas LGBT (Lesbian Gay Bisexual Transgender)

Telisik punya telisik, jersey itu sudah dirilis Amerika Serikat pada saat berjumpa Irlandia pada laga persahabatan 3 Juni lalu untuk mendukung komunitas LGBT.

Hal itu juga diungkapkan federasi sepakbola Irlandia (FAI) yang menyebutkan Juni merupakan bulan untuk merayakan dukungan kepada komunitas yang ditentang sebagian negara itu.

"Ini bukan hanya corak di nomor punggung. Ini adalah sikap dan pernyataan kami, yaitu Irlandia mendukung LGBT sebagai komunitas yang legal" tulis FAI lewat twitter resminya @FAIreland.

Sebelumnya, sepakbola memang kerap kali menjadi media untuk mengungkapkan sikap politik dari suatu pemain, pelatih atau dari keseluruhan tim itu sendiri.

Apes bagi pelatih Manchester City, Pep Guardiola yang pernah dijatuhi hukuman oleh federasi sepakbola Inggris (FA) lantaran mengenakan pita kuning sebagai dukungan kemerdekaan Catalunya beberapa bulan lalu.

Pelatih yang membawa The Citizens menjuarai Liga Inggris 2018 itu dijatuhi hukuman denda sebesar 20 ribu poundsterling dan mendapat peringatan keras akan masa depan karirnya.

Penulis: Gisesya Ranggawari
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help