Liburan Lebaran, Film Apakah Menjadi Tujuan Penonton Bioskop Indonesia?

Di hari itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, film Hollywood atau produksi negara lain, tidak akan diputar di bioskop Indonesia.

Liburan Lebaran, Film Apakah Menjadi Tujuan Penonton Bioskop Indonesia?
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Lukman Sardi ketika mengunjungi kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018) untuk mempromosikan film Jailangkung 2. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Lima film garapan anak negeri ditayangkan bersamaan, Kamis (15/6/2018).

Di hari itu, seperti tahun-tahun sebelumnya, film Hollywood atau produksi negara lain, tidak akan diputar di bioskop Indonesia.

Film apakah yang menjadi tujuan para penonton bioskop Indonesia?

Baca: Film Zeta : Film Horor Zombie Pertama di Indonesia.

Lima film Lebaran 2018 masing-masing dua film genre drama komedi, yakni Dimsum Martabak dan Target, film drama Insya Allah Sah 2, serta dua film horor nan mencekam Jailangkung 2 dan Kuntilanak.

Sepekan sebelum film-film itu diluncurkan ke bioskop, dua film Hollywood mendahului diputar.

Baca: Raffi Ahmad Buat Horor Baper di The Secret

Film-film Lebaran itu akan bersaing dengan jagoan Hollywood, seperti Jurasic World: Fallen Kingdom yang diputar mulai Rabu (6/6/2018) dan bercerita tentang mulai mengamuknya T-Rex, serta Ocean 8 yang diputar perdana bioskop Jumat (8/6/2018) dan mengisahkan delapan cewek cantik namun penipu ulung.

Lukman Sardi (46), aktor gaek negeri ini, mengatakan, dilihat dari tren penonton, film horor masih mendominasi bioskop dan menjadi suguhan menarik.

Baca: Film Horor 13 The Haunted, Karya Kolaborasi Yang Memukau Penonton

Tetapi dibalik kesuksesan film-film horor, Lukman justru mengkhawatirkan pada keberlangsungkan industri film Indonesia.

"Genre film itu bermacam-macam. Sekarang horor sedang banyak peminatnya. Terlepas film serem, horor juga film yang bisa memberi hal baik. Ada value-nya, misalnya, Jailangkung itu menceritakan tentang keluarga," kata Lukman berbincang di Redaksi Warta Kota, Rabu (6/6/2018) siang.

Hanya, Lukman merasa khawatir karena sekarang semua produser dan sutradara beramai-ramai membuat film horor.

Halaman
123
Penulis: Heribertus Irwan Wahyu Kintoko
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help