Home »

News

» Jakarta

Polisi Harus Periksa PT Mulia Ceramics Indahraya Terkait Kisruh Rehab Berat Sekolah

Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus dugaan korupsi proyek Rehab berat 119 sekolah tahun anggaran 2017.

Polisi Harus Periksa PT Mulia Ceramics Indahraya Terkait Kisruh Rehab Berat Sekolah
WARTA KOTA/THEO YONATHAN SIMON LATURIUW
Salah satu ciri keramik yang dipasang di SMPN 225 Jakarta diduga KW 2. Nat tak tersambung.keramik ini adalah keramik merek mulia. 

DIREKTORAT Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya masih terus menyelidiki kasus dugaan korupsi proyek Rehab berat 119 sekolah tahun anggaran 2017.

Penyelidikan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dituangkan dalam surat Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya nomor : B/2524/IV/RES.3.3./2018/Dit Reskrimsus tanggal 30 April 2018.

Tim Inspektorat Pemprov DKI juga tengah dalam proses menyimpulkan kasus Rehab berat 119 sekolah usai memeriksa satu per satu sekolah sepanjang Mei 2018 lalu.  

Salah satu hasil temuan inspektorat menduga keramik yang digunakan di proyek Rehab berat 119 sekolah adalah keramik mulia berkualitas 2 (KW 2).

Hal itu lantaran di beberapa sekolah ditemukan kondisi keramik yang janggal. Seperti sudah banyak gores dan bernoda hitam padahal pemakaian belum 6 bulan.  Lalu ditemukan pula ukuran nat yang tak seragam.

Namun PT MURNI Konstruksi Indonesia (PT MKI) menyebut bakal meminta tanggung jawab produsen keramik mulia apabila terbukti mengirim keramik kualitas 2 (KW 2) untuk proyek Rehab berat 119 sekolah 2017 di Jakarta.

PT MKI merupakan pelaksana proyek tersebut dan mengaku memesan keramik mulia langsung dari produsennya. 

Produsen keramik mulia adalah PT Mulia Ceramics Indahraya yang menjadi bagian dari PT Mulia Industrindo dan bermarkas di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Direktur PT Murni Konstruksi Indonesia (PT MKI), Jon Sahat Monte, mengungkapkan hal itu ketika ditemui Warta Kota di kawasan Cawang, Jakarta Timur, beberapa waktu lalu.

Jon yakin pihaknya memesan keramik kualitas 1 (KW 1) untuk dipakai di proyek Rehab berat 119 sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help