Menteri BUMN Dukung Kerjasama PT INKA dengan Politeknik Negeri Madiun

Kementerian BUMN mendukung kerjasama pengembangan PT INKA dan Politeknik Negeri Madiun.

Menteri BUMN Dukung Kerjasama PT INKA dengan Politeknik Negeri Madiun
Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Penandatanganan kerjasama PT INKA dengan Politeknik Negeri Madiun. 

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan industri perkeretaapian Indonesia bisa terus berkembang pesat jika didukung dengan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil dan unggul.

Menurutnya industri perkeretaapian Indonesia memiliki potensi dan prospek bisnis yang besar, apalagi produk kereta buatan dalam negeri sudah terkenal di dunia internasional.

Berkat inovasinya, karya-karya anak bangsa melalui PT Industri Kereta Api (INKA) terus melejit, salah satunya rangkaian kereta lengkap (train set) yang dioperasikan di Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Belum lama ini INKA juga dipercaya untuk memproduksi train set perkeretaapian di Filipina dan produknya sudah banyak dikenal di Malaysia, Bangladesh, Singapura, Thailand hingga Australia.

Oleh sebab itu ia sangat mendukung kerjasama antara PT INKA dengan Politeknik Negeri Madiun (PNM) agar dapat melahirkan tenaga kerja yang unggul.

"Potensi yang kita miliki cukup besar, kedepan industri perkeretaapian kita harus semakin maju dan paling terdepan apalagi saat ini kedua belah pihak sudah bergabung," ujar Rini di aula PT INKA, Jumat (8/6/2018).

Kerjasama yang bergerak di bidang Pendidikan, Penelitian dan Pembentukan SDM ini ditandai dengan penandatanganan oleh Direktur Politeknik Negeri Madiun, M Fajar Subkhan dan Direktur Utama PT INKA (Persero), Budi Noviantoro.

Kerjasama ini dilaksanakan dengan tujuan mewujudkan Link and Match.

Selain itu, untuk saling menunjang tugas kelembagaan masing-masing, yakni PT INKA (Persero) sebagai industri manufaktur sarana perkeretaapian dan Politeknik Negeri Madiun sebagai institusi pendidikan yang menyiapkan tenaga terampil dan ahli di bidang manufaktur kereta api.

Rini mengapresiasi kedua belah pihak yang berencana untuk membuka program studi perkeretaapian di Politeknik Negeri Madiun.

Ia juga berpesan agar INKA bisa terus berinovasi dalam menghadirkan sarana perkeretaapian yang handal dan modern untuk menjawab kebutuhan transportasi Indonesia di masa mendatang.

"Saya selalu menekankan bahwa inovasi sangat penting dalam berkompetisi di era saat ini. INKA harus terus maju dan menjaga kehandalannya," ucap Rini.

Hadir pula menyaksikan Menteri Ristekdikti, Mohamad Nasir serta sejumlah Direksi BUMN dan pejabat Eselon I Kementerian BUMN.

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help