Jelang Asian Games, Bekasi Beli Mobil Penyapu Jalan

Truk dengan total nilai Rp 7,5 miliar ini akan dioperasikan di ruas jalan protokol yang dilintasi tamu kenegaraan.

Jelang Asian Games, Bekasi Beli Mobil Penyapu Jalan
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Truk penyapu jalan (road sweeper) yang dibeli Pemkot Bekasi jelang perhelatan Asian Games 2018. 

PEMERINTAH Kota Bekasi membeli dua truk penyapu jalan (road sweeper) jelang perhelatan Asian Games 2018.

Truk dengan total nilai Rp 7,5 miliar ini akan dioperasikan di ruas jalan protokol yang dilintasi tamu kenegaraan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi mengatakan pemerintah berencana membeli empat unit truk penyapu jalan dengan alokasi dana Rp 15 miliar.

Truk penyapu jalan (road sweeper) yang dibeli Pemkot Bekasi jelang perhelatan Asian Games 2018.
Truk penyapu jalan (road sweeper) yang dibeli Pemkot Bekasi jelang perhelatan Asian Games 2018. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Pembeliannya, kata dia, dilakukan secara bertahap yakni triwulan kedua dan triwulan ketiga.

"Ada dua unit truk yang dibeli, pertama berkapasitas 6 meter kubik dan kedua berukuran 5 meter kubik. Pembelian truk penyapu jalan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018 murni," kata Luthfi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Jumat (8/6).

Luthfi mengatakan, pembelian truk ini merupakan hal yang mendesak. Sebagai daerah yang menjadi lintasan truk sampah DKI Jakarta ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, sudah tentu jalan protokol di sana kerap terkena tetesan air licit atau limbah.

Truk penyapu jalan (road sweeper) yang dibeli Pemkot Bekasi jelang perhelatan Asian Games 2018.
Truk penyapu jalan (road sweeper) yang dibeli Pemkot Bekasi jelang perhelatan Asian Games 2018. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)

Apalagi satu unit truk penyapu jalan yang dikerahkan DKI di Kota Bekasi, dirasa kurang maksimal untuk membersihkan jalan protokol.

"Nantinya truk akan dioperasikan di ruas protokol seperti Jalan Ahmad Yani, Jalan Juanda, Jalan Sudirman, Jalan Sultan Agung, Jalan Cut Meutia, Jalan Narogong dan sebagainya," ujarnya.

Sampai saat ini, kata dia, truk tengah diparkir di Plaza Pemerintah Kota Bekasi. Sambil menunggu pembuatan pelat kendaraan, truk digunakan oleh calon operator sebagai sarana latihan.

"Masing-masing kendaraan minimal ada dua operator. Untuk kemampuannya kita sudah minta kepada pihak pabrik agar memberi pelatihan ke calon operator selama tiga bulan atau sampai mereka bisa," ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved