Erupsi Merapi

Saat Meletus 1 Mei, Material Panas Merapi Terlontar hingga Membakar Vegetasi

"Jarak lontarannya sejauh ini masih dibawah 2 km, sedangkan daerah aman yang kita ditetapkan di luar radius 3 km.."

Saat Meletus 1 Mei, Material Panas Merapi Terlontar hingga Membakar Vegetasi
Antara Foto/Andreas Fitri Atmoko
PETUGAS memantau aktivitas kondisi Gunung Merapi pasca kenaikan status dari normal menjadi waspada dengan radio komunikasi di kawasan Cangkringan, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (22/5/2018). 

BALAI Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi ( BPPTKG) Yogyakarta memberikan keterangan soal letusan Gunung Merapi pada 1 Mei 2018 yang berbeda dari letusan efusif (meleleh) seperti biasanya.

BPPTKG memastikan, pada letusan Merapi 1 Mei 2018 pukul 08.20 WIB tersebut, ada material balistik atau material jatuhan yang masih panas yang terlontar keluar saat terjadi letusan. Hal itu terlihat dari pos pengamatan di Jrakah dan Babadan.

Baca: Asap Solfatara Bertekanan Lemah hingga Tebal Masih Muncul di Puncak Gunung Merapi

Lontaran tersebut menimbulkan asap putih di area hutan di sektor barat. Lontaran material balistik tersebut memang terpantau membakar vegetasi di sektor Barat Laut puncak Merapi.

Kepala BPPTKG Yogyakarta Hanik Humaida mengatakan, material balistik tersebut dipastikan BPPTKG merupakan material lama.

"Material yang terlontarkan itu material lama, masih hasil rombakan dari dalam kondoit (saluran) Gunung Merapi," kata Hanik dalam jumpa pers BPPTKG, Rabu (6/6/2018).

Baca: Belum Ada Satwa Turun Gunung, Obyek Wisata Sekitar Merapi Kembali Ditutup

Letusan 11 Mei 2018

Sementara itu Kepala Seksi Gunung Merapi BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santoso menuturkan, jarak lontaran material sampai sejauh ini masih di bawah radius aman yang ditetapkan.

"Jarak lontarannya sejauh ini masih dibawah 2 km, sedangkan daerah aman yang kita ditetapkan di luar radius 3 km," ungkapnya.

Agus menyampaikan, pada letusan tanggal 11 Mei 2018 juga terjadi lontaran material ke arah Selatan. Material lontaran yang disebut dengan Balistik ini mengenai boks alat di stasiun monitoring pemantuan.

Baca: Jelang Tengah Malam Gunung Merapi Kembali Meletus Dua Kali

"Boks alat yang sebenarnya sudah kuat didesain untuk outdoor itu sampai terbakar, tembus sampai dalam dan akinya meleleh," tandasnya.

Lontaran material atau balistik, imbuhnya, memang sangat panas. Sehingga ketika terlontar dan jatuh bisa membakar.

"Sebagai gambaran, gasnya ketika kita bisa mengukur langsung di lubang solfatar itu mencapai 800 derajat, jadi wajar kalau kemudian di dalamnya lebih panas lagi, ketika terlontar dia bisa membakar," ujarnya. (Kontributor Yogyakarta, Wijaya Kusuma)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "BPPTKG: Ada Material Lama Terlontar saat Merapi Meletus Mei 2018"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved