Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Pengemudi Ojol di Pulogadung

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada bawah mata kanan dan rahang kanan serta belakang kepala bengkak.

Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Pengemudi Ojol di Pulogadung
Warta Kota
Ilustrasi pemukulan terhadap pengemudi ojek online (ojol). 

PETUGAS Kepolisian Sektor (Polsek) Pulogadung berhasil mengamankan Harapan Sitinjak (40) pelaku penganiayaan terhadap driver ojek online di Terminal Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (6/7) malam.

Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi mengatakan bawa kejadian tersebut ketika korban yang diketahui bernama Yunias Dionisius melihat seorang laki-laki merogoh tas milik salah seorang disekitar area tersebut.

Mengetahui hal tersebut seketika korban langsung menangkap pelaku yang diketahui bernama Manurung.

Namun, saat ditangkap pelaku justru memukul Yunias dengan mengunakan helm.

"Nah mungkin pelaku gak terima langsung mukul lalu datang pelaku Harapan Sitinjak memukul muka, selanjutnya pelaku Manurung memanggil teman-temannya di terminal dan langsung menyerang korban hingga korban terjatuh," kata Kompol Sukadi, Kamis (7/6/2018).

Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar pada bawah mata kanan dan rahang kanan serta belakang kepala bengkak, bahkan beberapa barang milik korban seperti ponsel dan uang tunai Rp 200.000 raib.

Aksi tersebut sempat mengundang perhatian warga ketika korban berteriak minta tolong. Alhasil warga sekitar berdatangan, sementara beberapa pelaku kabur. Sedangkan salah seorang pelaku Harapan Sitinjak nyaris babak belur dikroyok massa ketika berhasil ditangkap warga.

"Saat ini, masih kita periksa lagi, kita juga akan melakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya," katanya.

Atas peristiwa ini, Kapolsek Pulogadung, Kompol Sukadi menghimbau masyarakat agar tetap berhati-hati ketika berada di Terminal maupun ditempat yang sepi. Ditambah memasuki lebaran terjadi peningkatan kriminalitas.

"Kami tetap menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati, seperti di Teriminal Pulogadung, walau tidak ada bus AKAP namun aktifitas seperti mudik membuat Terminal mengalami lonjakan penumpang, dan hal seperti ini kerap kali menjadi kesempatan bagi mereka (pelaku kejahatan)," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved