Didukung Teman-teman, Tio Ucapkan Terimakasih

Saat tiba di Pengadilan sekitar pukul 14.00 WIB, Tio pun tidak canggung dan malu menemui teman-temannya, meski dirinya sedang terpuruk

Didukung Teman-teman, Tio Ucapkan Terimakasih
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Tio Pakusadewo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). 

MESKI beban dituntut enam tahun kurungan penjara dan denda Rp. 800 juta, Aktor gaek Tio Pakusadewo (54) merasa bangga dengan teman-temannya.

Dukungan besar datang dari teman-temannya dari semua golongan, baik teman sekolah, artis tanah air, hingga Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).

Tio Pakusadewo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018).
Tio Pakusadewo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). (Warta Kota/Arie Puji Waluyo)

Saat tiba di Pengadilan sekitar pukul 14.00 WIB, Tio pun tidak canggung dan malu menemui teman-temannya, meski dirinya sedang terpuruk karena berurusan dengan hukum akibat dugaan penyalahgunaan narkotika yang menjeratnya.

Tio yang menggunakan topi, kacamata, dan baju hitam ketika datang langsung memeluk teman-temannya satu per satu sambil berjalan menuju ruang tunggu tahanan.

Usai menjalani persidangan agenda pembelaan atau pledoi yang ditunda hakim, Tio mengungkapkan ia bersyukur didukung oleh teman-temannya.

"Alhamdulillah didukung teman-teman. Ada teman sekolah dari SMP 12, teman-teman SMA Kanisius, teman-teman saya dari IKJ, teman-teman artis yang saya kenal ada disini semua. Mereka support dan saya mau bilang makasih sama mereka, dari lubuk hati yang paling dalam," kata Tio Pakusadewo.

Tio mengatakan bahwa dukungan dari teman-temannya itu, merupakan sebuah bentuk toleransinya terhadap hukum Indonesia.

Dimana ia menganggap tuntutan hukum yang disangkalkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan enam tahun penjara dan denda Rp. 800 juta, merupakan hukuman yang tidak adil.

"Ini supportnya enggak cuma untuk saya ko, ini untuk penegakan keadilan," ucap Tio Pakusadewo.

Diberitakan sebelumnya, Tio Pakusadewo ditangkap oleh Polda Metro Jaya saat sedang makam malam dikediamannya di Jalan Ampera 1 No. 38 Komplek Mahkamah Agung, Ampera, Jakarta Selatan, Selasa (19/12/2017) sekitar pukul 23.15 WIB.

Tio membeli sabu dari seorang wanita bernama Vina seharga Rp 1,5 juta untuk empat klip sabu.

Tio membeli sabu tersebut pada Sabtu 16 Desember 2017 dari Vina yang mengantarkannya ke rumah Tio. Kemudian, Tio mengonsumsi sabu tersebut pada Minggu 17 Desember 2017.

Dalam penangkapan itu, polisi menyita beberapa barang bukti seperti sabu berikut bong, cangklong, korek api gas, dan satu unit ponsel. (ARI)

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved