Dhea Annisa Jalani Puasa 18 Jam di Korea Selatan

BINTANG film dan sinetron Dhea Annisa alias Dhea Imut (22) menjalani ibadah puasa di bulan suci di Korsel dua tahun lalu.

Dhea Annisa Jalani Puasa 18 Jam di Korea Selatan
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Dhea Annissa 

BINTANG film dan sinetron Dhea Annisa alias Dhea Imut (22) mengaku memiliki pengalaman unik, saat dirinya menjalani ibadah puasa di bulan suci ramadan dua tahun lalu.

Kala itu, Dhea menjalani ibadah puasa di Korea Selatan, ketika dirinya tengah menjalani pendidikan atau sekolah memasak disana.

Dhea harus menjalani ibadah puasa selama 18 jam, sejak pukul 03.00-21.00 waktu setempat, yang tentunya durasi berpuasa sangat berbeda dengan Indonesia.

"Di Korea itu kan 18 jam puasanya, malah aku nikmat puasa di Korea. Kayak senang banget puasanya. Kalau di Indonesia enggak tahu kenapa kayak lebih banyak aja cobaannya," kata Dhea Annisa ketika ditemui di kawasan Jakarta, beberapa waktu lalu.

Meski menyenangkan, Dhea mengaku dirinya harus berjuang ditengan musim panas di Korea, untuk menjalani ibadah puasa sambil menjalani pendidikan sekolah memasak.

"Oh jangan sedih, pas puasa lagi summer. Pas lagi panas-panasnya dan aku enggak libur. Tapi aku sempat liburan juga pas lagi libur sekolah, main ke pantai," ucapnya.

"Cuman bisa ngeliat teman main di pantai, sementara gua lagi puasa. Kayak panas banget. Cuman menyenangkan aja, kegiatan puasa enggak berasa," tambahnya.

Berpuasa di negara orang, Dhea mengaku mendapatkan toleransi yang besar selama disana. Tidak ada aturan dirinya tidak boleh berpuasa, meski bukan di negara yang mayoritas warganya beragama Islam.

"Enggak gimana-gimana sih yah kayak di Indonesia aja. Misal berbeda agama sama islam, mereka makan makan aja. Sebenarnya orang yang berpuasa enggak harus yg kayak gimana gitu kan. Orang makan depan kita kalau niatnya berpuasa yah makan makan aja teman," jelasnya.

Lanjutnya, karena toleransi yang begitu besar, Dhea mengaku ada temannya yang berasal dari Papua Nugini, menanggapinya secara berlebihan.

"Menariknya ada teman dari Papua Nugini, melihat kita puasa sampai nangis-nangsi. 'Lo enggak makan... Gua sedih lo enggak makan ngeri lo mati. Nanti gimana?' gitu," ujar Dhea Annisa

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved