Artis Tanah Air Kunjungi Tio Pakusadewo di Pengadilan

Jajang C Noer mengatakan bahwa dirinya dan rekan selebriti yang datang ke pengadilan bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Tio.

Artis Tanah Air Kunjungi Tio Pakusadewo di Pengadilan
Istimewa
SEJUMLAH artis tanah air mengunjugi rekan mereka, Tio Pakusadewo, di PN Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018). 

SEDERET selebriti tanah air berbondong-bondong mendatangi Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (7/6/2018) sekitar pukul 11.30 WIB.

Dari sederet artis tersebut di antaranya terdapat Marcella Zalianty, Jajang C Noer, Donny Damara, Ray Sahetapy, dan Aming yang terlihat di dalam gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Tidak hanya sederet artis, namun terdapat beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), seperti Forum Organisasi Kemasyarakatan Anti Narkoba (Fokan) dan Gerakan Peduli Anti Narkoba.

Jajang C Noer mengatakan bahwa dirinya dan rekan selebriti yang datang ke pengadilan bertujuan untuk memberikan dukungan kepada Tio.

"Nanti ada beberapa teman artis lain yang akan datang untuk bertemu dan mengunjungi Tio," kata Jajang C Noer di Pengadilan.

Jajang mengatakan, ia bersama dengan sederet artis dari Persatuan Artis Film Indonesia 56 (PARFI 56), akan mendukung penuh proses hukum Tio kedepan.

"Tentu kami akan mendukung Tio untuk hukumnya," ucap Jajang C Noer.

Lanjut Jajang, melihat tuntutan hukum yang diterima oleh Tio, baginya Tio tidak mungkin bisa membayar denda sebesar Rp 800 juta itu.

"Mau bayar dari mana uang sebesar itu? Tio itu korban, bukan pengedar," ujar Jajang C Noer.

Diberitakan sebelumnya, JPU memberikan tuntutan enam tahun kurungan penjara dan denda Rp 800 juta, karena dinyatakan bersalah atas dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan narkotika yang menjeratnya.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Irwan Susetyo alias Tio Pakusadewo bin Setiono Harjo dengan pidana penjara selama 6 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam masa penahanan dan denda sebesar Rp 800 juta subsider 6 bulan penjara," kata JPU yang bernama Yaman di dalam persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (4/6/2018).

"Dengan menimbang dari bukti-bukti yang sudah dibacakan di dalam persidangan, kami Jaksa Penuntut Umum menilai terdakwa Tio Pakusadewo telah sah terbukti melakukan tindak pidana melawan hukum, telah menyimpan, memiliki, dan mengkonsumsi narkotika golongan 1, yakni sabu-sabu," tambahnya.

Tio dijerat Pasal 112 ayat 1 subsider Pasal 127 ayat 1 Undang Undang Narkotika. Jaksa menyatakan bahwa tuntutan tersebut dengan mempertimbangkan dua hal.

Pertama adalah yang memberatkan, di mana Tio tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas narkoba. Sementara kedua, yang meringankan adalah Tio tidak pernah dihukum pidana dan mengakui perbuatannya.

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved