THR ASN Bekasi Tidak Penuh

Pemerintah Kota Bekasi hanya mampu memberikan THR sebesar 60 persen dari tunjangan daerah yang biasa mereka peroleh tiap bulan.

THR ASN Bekasi Tidak Penuh
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Daftar penghasilan pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemkot Bekasi. 

Tunjangan hari raya (THR) aparatur sipil negara (ASN) di Kota Bekasi tidak penuh atau full.

Pemerintah Kota Bekasi hanya mampu memberikan THR sebesar 60 persen dari tunjangan daerah yang biasa mereka peroleh tiap bulan.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bekasi, Sopandi Budiman mengatakan, pemberian THR disesuaikan dengan postur keuangan daerah.

Hal ini mengacu pada surat edaran Kementerian Dalam Negeri bernomor 903/3386/SJ tentang Pemberian THR dan Gaji Ketiga Belas yang bersumber dari APBD.

"THR untuk pegawai sudah kita kirimkan ke rekening Bank Jawa Barat dan Banten (BJB) masing-masing," kata Sopandi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (6/6).

Meski pemberiannya tidak penuh, namun Sopandi mengklaim THR kali ini lebih besar dibanding tahun lalu. Pada tahun ini pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 60 miliar untuk sekitar 11.000 ASN.

"Tahun lalu alokasi THR hanya sekitar Rp 45 miliar, jadi walaupun sekarang tidak full tapi lebih besar dibanding tahun lalu," ujarnya.

Menurut dia, perolehan THR para pegawai sebetulnya setara dengan tunjangan statis. Setiap bulan para ASN memperoleh dua tunjangan, yakni tunjangan statis dan dinamis.

Untuk tunjangan statis diberikan secara flat atau datar, sedangkan tunjangan dinamis diberikan berdasarkan kinerja mereka terutama lewat presensi (kehadiran) pegawai.

"Tunjangan daerah bila dilihat dari komposisinya adalah 60 persen statis dan 40 persen dinamis. Bagi pegawai yang kinerjanya kurang, maka tunjangan dinamis akan dipotong," imbuhnya.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help