Sekda Bekasi Bantah Tudingan Makar

Sekretaris Daerah Bekasi Rayendra Sukarmadji menanggapi dugaan makar yang dilakukannya terhadap penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandaksumah.

Sekda Bekasi Bantah Tudingan Makar
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Sekretaris Daerah Bekasi Rayendra Sukarmadji. 

SEKRETARIS Daerah Kota Bekasi Rayendra Sukarmadji akhirnya buka suara soal dugaan makar yang dilakukannya terhadap Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandaksumah.

Namun birokrat tertinggi di 'Kota Patriot' ini enggan merespon lebih jauh atas dugaan makar terhadapnya.

"Saya tidak merespon itu dan silakan baca UU sajalah tentang makar di Pasal 104, 106 dan 107. Itu perbuatan makar kepada presiden," kata Rayendra ketika dikonfirmasi di Plaza Pemerintah Kota Bekasi, Rabu (6/6/2018).

Rayendra menegaskan, tidak ada rencana untuk berbuat makar terhadap pemerintahan yang dipimpin Ruddy.

Menurut dia, tanpa 'digulingkan', masa jabatan Ruddy akan berakhir pada 20 September 2018 mendatang.

"Nggak usah dimakarin, tanggal 20 September juga dia balik lagi ke Bandung (Provinsi Jawa Barat)," ujarnya.

Sejak bulan Februari 2018, Ruddy yang menjabat sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jawa Barat mendapat amanah menjadi Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Bekasi.

Lalu pada bulan Maret dia dilantik menjadi Penjabat (Pj) Wali Kota Bekasi dengan kewenangan penuh setara kepala daerah.

Sebelumnya, Ruddy Gandakusumah menduga ada upaya makar dalam roda pemerintahannya. Bahkan upaya tersebut diduga didalangi oleh Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji.

Meski demikian, Ruddy yang mengemban amanah sebagai pemimpin di Kota Bekasi karena adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Juni 2018 memastikan, roda pemerintahannya terap berjalan.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help