Penyebab Penjualan Properti Turun Selama Bulan Ramadan 2018

PENJUALAN properti secara umum mengalami penurunan selama bulan Ramadhan 2018.

Penyebab Penjualan Properti Turun Selama Bulan Ramadan 2018
istimewa
Apartemen Cimanggis City. Penjualan properti menurun di bulan Ramadan 2018.(ilustrasi 

PENJUALAN properti secara umum mengalami penurunan selama bulan Ramadhan 2018.

Hal itu dialami sejumlah pengembang di Indonesia. Salah satu pengembang yang mencatat penuruanan tersebut yaitu PT Ciputra Development Tbk.

Menurut Direktur PT Ciputra Development Tbk, Nanik Santoso, menurunnya angka penjualan properti selama bulan puasa biasa terjadi.

Penyebab pertama karena masyarakat Indonesia yang mayoritas Muslim memiliki berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi menjelang Lebaran.

“Selama bulan puasa ini secara umum penjualan turun di seluruh Indonesia. Mungkin hanya di daerah tertentu yang masih stabil, misalnya Manado,” ucap Nanik Santoso di Jakarta, Senin (4/6/2018).

Penyebab kedua, lanjutnya, karena pengusaha harus membayar tunjangan hari raya (THR) kepada para karyawannya sehingga pengeluarannya bertambah.

“Kenapa Ramadhan itu penjualan sepi karena mau Lebaran banyak orang butuh duit. Kemudian pengusaha juga harus bayar THR, itu butuh pengeluaran ekstra,” kata dia.

Nanik mengungkapkan, selain karena bulan puasa, penyebab lain menurunnya angka penjualan karena menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Tanah Air.

Maksudnya, seperti sudah rahasia umum, para pengusaha dan simpatisan biasanya memberi sumbangan sebagai bentuk dukungan kepada pasangan calon tertentu peserta pilkada.

Hal itu membuat pengusaha tersebut juga mesti mengeluarkan uang ekstra sehingga jatah untuk membeli properti untuk sementara berkurang atau ditahan dulu.

Halaman
12
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help