Pemandu Tuna Netra di Trotoar Tidak Lagi Nabrak Pohon

berbeda dengan yang sudah ada. Dimana, jalur khusus bagi penyadang disabilitas tidak lagi menabrak tiang dan pohon

Pemandu Tuna Netra di Trotoar Tidak Lagi Nabrak Pohon
Warta Kota
Asisten Pembangunan dan Perekonomian Jakarta Timur, Sofyan Taher dan Kepala Suku Dinas (Kasudin) Bina Marga, Jakarta Timur, Juaini Yusuf meninjay beberapa proyek trotoar di Jakarta Timur. 

Pihak Sudin Bina Marga Jakarta Timur terus melakukan perbaikan terhadap trotoar-trotoar yang ada di Jakarta Timur. Sehingga dengan penataan tersebut diharapkan hak pejalan kaki dapat diprioritaskan.

Bahkan saat ini penataan pedestrian Jalan Cipinang Baru Timur, Rawamangun, Pulogadung, Jakarta Timur menuai pujian. Salah satunya diungkapkan Asisten Pembangunan dan Perekonomian Jakarta Timur, Sofyan Taher saat meninjau lokasi, Rabu (6/6).

"Penataan pedestrian ini sangat-sangat representatif berbeda dengan yang sudah ada. Dimana, jalur khusus bagi penyadang disabilitas tidak lagi menabrak tiang dan pohon,” kata Sofya saat didampingi Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur Juaini Yusuf.

Meskipun, kata Sofyan jalur khusus bagi penyandang disabilitas jarang pemanfaatannya. Namun dengan penataan saat ini secara estetika dan pandangan mata lebih indah dipandang.

"Semoga bisa diterapkan diseluruh pedestrian di wilayah Jakarta Timur," katanya.

Sementara itu Kepala Suku Dinas (Kasudin) Bina Marga, Jakarta Timur, Juaini Yusuf mengatakan penataan pedestrian di kawasan Rawamangun ini merupakan bagian dari Proyek Perubahan yang di buat oleh Kasudin Bina Marga Jakarta Timur.

Proyek perubahan tersebut setelah dirinya mengikuti Diklatpim Tingkat III Angkatan 46 tahun 2018 yang diseleranggakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) DKI Jakarta dengan judul Pembangunan Pendestrian Terintegrasi Progam “Walkability Of Jakarta’s Public Open Space.

Dalam proyek perubahan tersebut bahwa trotor sebagai jalur kawasan pejalan kaki yang aman dan humanis pada suku dinas bina marga Kota Administrasi Jakarta Timur.

"Untuk jangka pendek ada empat lokasi salah satunya di Jalan Cipinang Baru Timur ini dan jangka panjang seluruh pedestrian di wilayah Jakarta Timur hingga seluruh DKI Jakarta," katanya.

Menurut Juaini penataan pedestrian disini adalah mengatur dan menata berbagai elemen yang biasa kita temukan di pedestrian, contohnya: banyaknya kabel-kabel utilitas yang tidak teratur, pedagang kaki lima yang berjualan di badan trotoar, kendaraan parkir dan banyak tiang-tiang listrik atau telpon di badan trotoar sehingga menyulitkan para pejalan kaki maupun kaum disabilitas.

"Jadi yang semula merubah fungsi trotoar kita bersihkan, kita sempurnakan," katanya.

Ia berharap, dengan ditatanya pedestrian di kawasan Rawamangun diharapkan dapat nemberikan rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki dan kaum difabelitas.

Disisi lain, Juaini mengucapkan terimakasih atas dukungan dan disetujuinya proyek perubahan ini oleh Kepala Dinas Bina Marga yang juga selaku mentor. Juga kepada Ibu DR. Susylowati selaku pembimbing dan Ibu Fahirah selaku Coach serta Prof. Entang sebagai penguji.

Dan, kedepannya diharapkan seluruh wilayah di Jakarta Timur akan di buat pedestrian yg dapat memberi rasa aman dan nyaman bagi pejalan kaki. Sehingga Jakarta Timur menjadi kota ramah pejalan kaki dapat tercipta sesuai harapan Walikota Jakarta Timur. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help