Masjid Said Naum Berdiri Kokoh Tanpa Tiang Penyanggah

Masjid Said Na'um terletak di Jalan Kebon Kacang 9 sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Warta Kota/Anggie Lianda Putri
Masjid Said Na'um terletak di Jalan Kebon Kacang 9 sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta Pusat. 

MASJID Said Na'um terletak di Jalan Kebon Kacang 9 sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta Pusat.

Masjid ini merupakan tanah wakaf dari saudagar Arab kaya dan tuan tanah Batavia pada masa Hindia yaitu Syekh Said Naum.

Dibangun pada 16 Juni 1975, batu pertama diletakan oleh Gubernur pada saat itu Ali Sadikin.

Masjid Said Na'um terletak di Jalan Kebon Kacang 9 sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta Pusat.
Masjid Said Na'um terletak di Jalan Kebon Kacang 9 sangat dekat dengan pusat perbelanjaan Tanah Abang Jakarta Pusat. (Warta Kota/Anggie Lianda Putri)

Setelah dua tahun dibangun, Masjid dan Madrasah diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Amir Mahmud.

Saat ini Masjid dikelola oleh yayasan Said Na'um dengan beberapa usaha yaitu pendidikan, keagamaan dan usaha.

"Usahanya macam-macam ada ekspedisi, pasar sandang dan lahan parkir," ujar Sumarno, Sekretaris Umum Masjid Said Na'um di lokasi, Rabu (6/6/2018).

Uniknya masjid bergaya jawa tradisional yang dibangun oleh arsitek Adhi Moershid tidak memiliki tiang penyanggah sehingga pandangan jemaah ke arah mihrab tidak terhalangi.

Atapnya pun diputar 180 derajat membuat Masjid ini terasa sejuk karena sirkulasi udara yang baik.

"Dulu dibuat seperti ini agar masjid terasa adem, pintu dan jendela juga berukuran besar agar perputaran udara jadi bagus," katanya.

Karena desain yang unik, Masjid pernah mendapat penghargaan Aga Khan Award pada tahun1986 lalu.

"Ini bangunannya kokoh, belum pernah direnovasi dari awal, paling hanya di cat saja," ucap Sumarno.

Kapasitas jamaah bisa mencapai 10.400 orang jika lahan teras terpakai penuh seperti saat salat Jumat dan terawih.

"Kapasitas jamaah untuk didalam masjid ada 14 saf, disayap Masjid ada 20 dikali 14 saf, dan dibelakang ada 3 saf. Nah 1 saf itu bisa 35 orang. Ribuan cukup. Apalagi kalau salat Jumat pasti sampai keluar," paparnya.

Tidak hanya penduduk sekitar yang datang, namun masyarakat dari luar kota juga banyak yang datang untuk mampir salat.

Fasilitas air minum juga disediakan untuk jamaah, AC pun belum lama dipasang. Khusus bulan Ramadan ada pembagian botol air mineral sebelum terawih.

Sumber: WartaKota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved