Istri Fachri Albar Berat Lihat Anak-Anak

AKTOR Fachri Albar (36) dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 9 bulan menjalani rehabilitasi.

Istri Fachri Albar Berat Lihat Anak-Anak
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Fachri Albar (36) saat menjalani persidangan tuntutan Jaksa Penuntut Umum bersama sang istri, Renata Kusmanto 

AKTOR Fachri Albar (36) dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman sembilan bulan menjalani rehabilitasi, di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO), Cibubur, Jakarta Timur.

Hal itu dikarenakan Fachri dinyatakan dirinya Secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penyalahguna narkotika golongan satu bagi diri sendiri dan menerima penyerahan psikotropika.

Sang istri, Renata Kusmanto mengungkapkan bahwa tuntutan yang diterima suaminya, cukup memuaskan dan sesuai keinginannya serta Fachri.

"Ya mungkin itu yang terbaik sih. Ya tapi kita tetap mau mengajukan pembelaan sih. Intinya, kami lumayan puas deh. Ya apapun itu saya bersyukur aja sih. Mungkin itu yang terbaik, cuman ya tetep dari kita mau coba pembelaan," kata Renata Kusmanto usai persidangan Fachri Albar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (5/6/2018).

Kepuasan Renata dikarenakan anak dari rocker gaek Ahmad Albar itu mengaku kepadanya menyesal telah mengkonsumsi narkotika dan psikotropika.

"Pasti ada sih (penyesalan). Apalagi kalau lihat anak-anaknya pasti dia menyesal banget," ucapnya.

Lanjut Renata, karena mengajukan pembelaan atau pledoi, dikarenakan ia menilai Fachri menginginkan bebas secepat mungkin karena berat dan merindukan anak-anaknya.

"Pastinya berat sih. Mau berapapun hukumannya pastinya berat jika melihat anak-anaknya," ujar Renata Kusmanto.

Diberitakan sebelumnya, Fachri Albar ditangkap karena diduga melakukan penyalahgunaan narkotika di kediamannya, di Serenia Hills, Cirendeu, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018) sekitar pukul 07.00 WIB.

Fachri ditangkap oleh Satuan tugas (satgas) Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan barang bukti 1 paket sabu, 2 papan dumolid, alat hisap sabu (cangklong), korek, dan puntungan ganja.

Polres Jaksel melakukan pemeriksaan kepada Fachri ke medis untuk assesmen. Hasilnya Fachri dinyatakan sebagai korban kejahatan narkoba, sehingga ia direhabilitasi ke RSKO, Cibubur, Jakarta Timur.

Berkas Fachri dinyatakan lengkap, perkaranya diberikan nomor oleh kejaksaan dengan nomor perkara 500/pid.Sus/2018.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved