Pencabulan

Empat Siswa SD Korban Pencabulan Guru SD Divisum di RS Polri

"Penyidik telah membawa 4 siswa yang diduga korban untuk divisum di RS Polri Kramatjati. Saat ini Unit PPA sedang memeriksa korban

Empat Siswa SD Korban Pencabulan Guru SD Divisum di RS Polri
Kompas.com
SHUTTERSTOCK/Ilustrasi. 

KASAT Reskrim Polresta Depok Kompol Bintoro menuturkan terkait laporan dugaan pencabulan oleh seorang guru Sekolah Dasar (SD) negeri, WAR (23) kepada belasan siswa lelaki di sekolah itu, pihaknya tengah memeriksa 4 siswa pria kelas VI sekolah tersebut yang diduga korban pencabulan Rabu (6/6/2018).

"Penyidik telah membawa 4 siswa yang diduga korban untuk divisum di RS Polri Kramatjati. Saat ini Unit Perlindungan Perempuan dan Anak sedang memeriksa korban didampingi orang tua masing-masing beserta saksi-saksi," kata Bintoro, Rabu (6/6/2018).

Menurutnya pemeriksaan korban didampingi juga oleh dokter dan psikiater anak.

"Korban akan mendapatkan pendampingan juga dari kami untuk mengatasi traumanya," kata Bintoro.

Dalam kasus ini kata Bintoro pihaknya juga memeriksa pelapora dan para saksi.

"Ada sekitar 7 saksi yang sudah kita periksa," kata Bintoro.

Bintoro menjelaskan dari pelaporan salah satu ortu siswa pencabulan salah satunya terjadi di kelas di jam pulang sekolah.

"Saat korban pulang sekolah keadaan sekolah sudah sepi. Kemudian pelaku WAR memanggil korban dan menyuruh korban membuka celana. Lalu terlapor memegang kemaluan korban dan juga menyuruh korban untuk masturbasi atas panduan WAR," kata Bintoro.

Saat itu menurut Bintoro, korban diiming-imingi akan diberikan nilai yang tinggi apabila menuruti kemauan W.

"Peristiwa pencabulan akhirnya diketahui pada hari Jumat 1 Juni 2018, ketika diadakan acara sekolah. Saat para orang tua siswa kumpul diketahui bahwa anaknya telah dicabuli oleh WAR," katanya.

Setelah adanya hasil visum dan bukti lain yang menguatkan, kata Bintoro, pihaknya memastikan akan membekuk pelaku.

"Akan kami tangkap nanti," katanya.(bum)

Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help