Diluncurkan 2017, Dana Kelolaan Wealth Management Bank Mayora Capai Rp 30-40 Miliar

“Ada nasabah yang belum tertarik membeli produk ini. Mungkin belum paham dengan jenis investasi ini sehingga masih takut kehilangan uang."

Diluncurkan 2017, Dana Kelolaan Wealth Management Bank Mayora Capai Rp 30-40 Miliar
Istimewa
HEAD of Wealth Management Bank Mayora, Kurniawan Sulaiman, saat memaparkan kinerja bisnis wealth management Bank Mayora kepada para wartawan dalam acara buka puasa bersama media di Hotel Ciputra Grogol, Jakarta, Kamis (31/5/2018). 

PRODUK wealth management  PT Bank Mayora yang diluncurkan pada 2017 lalu mendapat sambutan hangat dari para nasabah. Hingga April 2018, dana kelolaan (Asset Under Management/AUM) Bank Mayora telah mencapai sebesar Rp 30-40 miliar.

“Setelah masuk kategori bank BUKU II pada 2016 lalu, tahun lalu kami masuk ke bisnis Wealth Management dengan menjadi sub selling agent bagi Sukuk Ritel (Sukri) dan Obligasi Ritel Indonesia (ORI). Produk ini mendapat sambutan yang luar biasa dari nasabah,” kata Head of Wealth Management Bank Mayora, Kurniawan Sulaiman, dalam acara buka puasa  bersama media di Jakarta, Kamis (31/5/2018) lalu.

Pada Juni 2017, Bank Mayora mendapat izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai agen penjual reksadana.  Managemen Bank Mayora  lalu mengeluarkan produk reksadana pasar uang pada Desember tahun lalu dan diluncurkan pada awal 2018. Lalu pada 23 April lalu, Bank Mayora kembali meluncurkan produk reksadana saham.

“Sambutan nasabah terhadap produk-produk ini diluar ekspektasi managemen. Kami mendapatkan AUM Rp 30-40 miliar hingga April 2018. Sekitar 90% dana ditempatkan pada produk reksa dana pasar uang, sisanya reksadana saham,” papar Kurniawan.

Respons yang cukup baik dari nasabah membuat Bank Mayora optimis dengan bisnis wealth management ini. Tahun ini, Bank Mayora menargetkan AUM sebesar Rp 100 miliar.

Untuk mencapai target ini, Bank Mayora akan meluncurkan produk baru pada semester kedua 2018 nanti.

“Kami akan menghadirkan produk reksadana terproteksi pada semester kedua tahun ini. Targetnya adalah para nasabah loyal kami,” imbuhnya.

Belum Tertarik

Meskipun produk wealth management ini mendapat tanggapan yang cukup baik, ternyata masih banyak nasabah Bank Mayora yang belum tertarik degan produk ini.

“Ada nasabah yang belum tertarik membeli produk ini. Mungkin belum paham dengan jenis investasi ini sehingga masih takut kehilangan uang. Karena itu, kami akan terus melakukan edukasi dan sosialisasi agar produk-produk wealht management kami bisa diterima di pasar,” tutup Kurniawan.

Sebagai pemain baru, Bank Mayora yakin produk wealth management ini akan terus berkembang. Potensi pasarnya sangat besar di Tanah Air.

“Tahun 2017 lalu, Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia menargetkan 1 juta investor. Target ini belum tercapai karena hingga kini baru 500 ribuan orang yang bermain di instrumen investasi ini. Padahal jumlah rakyat Indonesia 250 juta. Ini peluang yang sangat besar ke depannya,” tutup Kurniawan.  

Penulis: Hironimus Rama
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help