Lebaran 2018

Prediksi Harga Naik pada H-3 Lebaran, Pedagang Siapkan Stok 1.500 Kelapa Parut

Bahkan, ia sudah mendapat beberapa pesanan dari tempat katering makanan untuk H-2 Lebaran.

Prediksi Harga Naik pada H-3 Lebaran, Pedagang Siapkan Stok 1.500 Kelapa Parut
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Adira, pedagang kelapa parut di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur. 

PARA pedagang kelapa parut di Pasar Kramat Jati, Jakarta Timur mengaku ada peningkatan pembeli yang signifikan saat Bulan Ramadan.

Namun, peningkatan tersebut tidak mengakibatkan kenaikan harga. Saat ini harga kelapa parut masih stabil, yaitu Rp 8.000 untuk ukuran kecil, dan Rp 10 ribu yang berukuran besar.

"Enggak naik kok, dari sebelum puasa juga harganya sama," ujar Adira, salah satu pedagang kelapa parut saat ditemui Warta Kota, Selasa (5/6/2018).

Baca: Buka Puasa Bersama di Rumah Ketua DPR, Fahri Hamzah Berbincang Akrab dengan Jokowi di Satu Meja

Bahkan, ia sudah mendapat beberapa pesanan dari tempat katering makanan untuk H-2 Lebaran.

"Sudah ada pesanan buat Lebaran, jadi saya stok 1.500 buah dari Pulau Sumatera, tiga hari sebelum Lebaran," ungkapnya.

Tingginya permintaan jelang Lebaran, ia memprediksi harga akan meningkat sampai dua kali lipat, akibat ongkos dari Sumatera juga mengalami kenaikan.

Baca: Remaja Penghina dan Pengancam Jokowi Dipecat dari Sekolahnya

"Kita pesan barengan sama teman-teman yang jualan kelapa parut di sini, karena mau Lebaran ongkosnya dari sana naik. Kalau dihitung-hitung harganya yang kecil Rp 15 ribu, dan yang besar bisa sampai Rp 20 ribu," tutur Adira.

Saat Bulan Ramadan ini, ia mampu menjual lebih dari 150 kelapa parut dalam sehari, padahal di hari biasa hanya 50 sampai 70 buah. (*)

Penulis: Anggie Lianda Putri
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved