Koran Warta Kota

Polisi: Kalau Masih Ada yang Adakan SOTR, Kami Bubarkan

Polda Metro Jaya melarang kegiatan Sahur on The Road. Alasannya, belakangan kegiatan tersebut membuat warga resah

Polisi: Kalau Masih Ada yang Adakan SOTR, Kami Bubarkan
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Peserta Sahur On The Road yang bawa senjata tajam dihadirkan saat rilis di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). 

Polda Metro Jaya (PMJ) melarang kegiatan Sahur on The Road (SOTR). Alasannya, belakangan kegiatan tersebut membuat warga resah.

Jika ada yang nekat menggelar SOTR, polisi akan membubarkannya.

"Polda Metro Jaya melarang kegiatan SOTR. Karena kegiatan tersebut diindikasikan akan menimbulkan suatu permasalahan, baik tawuran, balap liar, maupun membawa senjata tajam," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (4/6).

Akibatnya, lanjut Argo, kegiatan tersebut banyak meresahkan maupun merugikan warga. Pihaknya akan menindak jika masih ada kegiatan SOTR seperti itu.

"Jika masih ada yang menggelar SOTR, kami akan bubarkan. Jika ada tindakan pidana, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," kata Argo.

Seperti diketahui, pada akhir pekan kemarin, kegiatan SOTR di beberapa wilayah sempat menimbulkan keresahan warga.

Di antaranya tawuran di kawasan Tugu Tani, Menteng, Jakarta Pusat, dan dan penyiraman air keras di Jatinegara.

Vandalisme

Selain itu, Polda juga akan menindaklanjuti adanya aksi vandalisme di dinding underpass Kuningan-Mampang, Jakarta Selatan. Aksi corat-coret tersebut dilakukan para peserta SOTR.

"Kami akan cari yang mencorat-coret atau melakukan aksi vandalisme fasilitas umum di mana pun. Kami akan tangkap dan proses sesuai hukum berlaku," ujar Argo.

Halaman
1234
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved