Ramadan 2018

Jusuf Kalla: Alhamdulillah Kita Tetap Puasa dan Tarawih, tapi Urus Dunia dan Dagang Jalan Terus

Di Afghanistan, kata JK, bulan suci diisi kegiatan beribadah seperti membaca Alquran. Namun, kata dia, urusan duniawi untuk sementara ditunda.

Jusuf Kalla: Alhamdulillah Kita Tetap Puasa dan Tarawih, tapi Urus Dunia dan Dagang Jalan Terus
Warta Kota/Henry Lopulalan
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Wapres Jusuf Kalla (tengah) dan Ketua Baznas Bambang Sudibyo, usai menyerahkan zakat di Istana Negara, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (28/5/2018). 

WAKIL Presiden Jusuf Kalla menilai suasana bulan suci Ramadan di Indonesia berlangsung aman. Kondisi ini berbeda dengan situasi di negara lain.

"Kita bangga Indonesia merupakan negara Islam, relatif lebih aman. Ada bom, tetapi dibandingkan negara lain sangat kecil," ujar JK saat berbicara di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (4/6/2018).

Kondisi ini membuat Umat Islam di Indonesia dapat beribadah secara aman dan tenang. Dia membandingkan dengan kondisi Bulan Ramadan di negara lain.

Baca: Polisi Dalami Video Porno Mirip Anggota DPR yang Viral di Media Sosial

Suasana Ramadan di Afghanistan, kata JK, bulan suci diisi kegiatan beribadah seperti membaca Alquran. Namun, kata dia, urusan duniawi untuk sementara ditunda.

Berbeda halnya dengan suasana Ramadan di Turki. Menurut dia, di negara itu kegiatan duniawi masih dapat dilaksanakan meskipun pada bulan suci.

Untuk itu, dia merasa beruntung dapat menjalankan ibadah puasa di Indonesia. Sebab, kata dia, pelaksanaan ibadah dapat dilakukan secara berbarengan dengan urusan duniawi, seperti pekerjaan.

Baca: Pejabat BPIP Digaji Besar, Wasekjen Partai Gerindra: Pemerintah Tidak Memikirkan Perasaan Rakyat

"Kita Alhamdulillah di tengah-tengah, puasa tetap tarawih dan sebagainya. Tetapi urus dunia, dagang, jalan terus. Kalau sedang rapat pada waktu Magrib atau Isya, kita skors. Islam kita jalan tengah moderat," paparnya.

Pada Senin sore, Jusuf Kalla berbuka puasa dengan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), Palang Merah Indonesia (PMI), dan pejabat di lingkungan Istana Wakil Presiden. (*)

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved