Dinas Pendidikan Minta Orangtua Tidak Lengah Saat Seleksi Daring PPDB

Wakil Kepala Dinas Pendidikan DKI meminta kepada pendaftar penerimaan peserta didik baru dan orangtua untuk tidak lengah saat pendaftaran.

Dinas Pendidikan Minta Orangtua Tidak Lengah Saat Seleksi Daring PPDB
Warta Kota/Theo Yonathan Simon Laturiuw
Jadwal PPDB 2017/2018 SMA Negeri. 

WAKIL Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Bowo Irianto meminta kepada pendaftar penerimaan peserta didik baru (PPDB) dan orangtua untuk tidak lengah saat pendaftaran.

Hal ini dikatakan Bowo terkait passing grade atau nilai acuan yang harus dipantau pada sekolah yang dituju oleh calon peserta didik.

"Masyarakat kan setiap saat bisa membuka web PPDB dan melihat langsung ke sekolah tujuan, sekolah tujuan saat itu," ujar Bowo kepada Wartakotalive.com, Senin (4/6/2018).

"Hari pertama pada jam 8 sampai jam 10 itu nilai tertingginya, katakan nilai rata-ratanya ada 8,5 misalnya. Nah ketika nanti dibuka begitu dan saya nanti bisa masuk di zona itu, nilai saya 8,6 ya bisa daftar disitu," tambah Bowo memberikan contoh.

Situs ppdb.jakarta.go.id dikatakan Bowo secara otomatis selalu memperbaharui data terkait nilai acuan tersebut setiap waktu.

"Up date terus. Real time online dan itu akan dilihat setiap saat. Jadi bagi siapapun yang mampu memiliki nilai tinggi lebih dari ketika saat proses pendaftaran itu bisa masuk, otomatis bisa daftar ke situ," ujar Bowo.

Bowo meminta kepada calon peserta didik, terutama orangtua untuk memahami cara kerja PPDB karena seringkali orangtua salah paham karena anaknya tidak diterima karena tersingkir dari kuota sekolah yang diinginkan.

Misalnya ditutup sampai pukul 4, 'lah anak saya saat pukul 4 kurang 50 saja masih aman diperingkat 7 kok'. Ketika nanti ditutup polling 3.50 itu yang orang lain melototin itu bisa masuk ke sekolah itu. Yang di bawah itu bisa ketendang, (dari kuota)," ujar jelas Bowo.

Karena pergerakan data PPDB yang cepat, Bowo terus menyarankan agar orangtua tidak boleh lengah saat seleksi daring masih berlangsung.

"Enggak boleh lengah. Itu yang kemudian harus diluruskan," ujarnya.

Penulis: Yosia Margaretta
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved