Ralali.com Tempat Belanja Online Para Pebisnis

Ralali.com, perusahaan rintisan atau startup di Indonesia, makin fokus untuk menjadi marketplace untuk kulakan barang dagangan.

Ralali.com Tempat Belanja Online Para Pebisnis
instagram
Ralali.com 

Ralali.com, perusahaan rintisan atau startup di Indonesia, makin fokus untuk menjadi marketplace untuk kulakan barang dagangan dari para reseller.

Ralali.com merupakan platform atau pelantar yang menghubungkan perusahaan dengan perusahan.

Fandy Wardana Head of Commercial Rarali.com mengatakan, Ralali.com ini dibangun sejak 2013, pada awalnya merupakan e-commerce. Namun, pada tahun 2014 baru transpormasi menjadi marketplace.

Ralali fokus pada model bisnis B2B untuk menjembatani transaksi antarperusahaan di Indonesia.

"Jadi kita ingin beda dengan Marketplaace yang lain, yang sasarannya itu langsung ke enduser, kalau Rarali.com lebih fokus menyasar ke owner bussines,"ujarnya.

Ia menjelaskan Rarali.com menyediakan beragam kategori bisnis, mulai dari kebutuhan produk MRO (Maintenance, Repair and Operation), HoReCa (Hotel, Restaurant & Café), dan lainnya.

Kini ralali.com sudah memiliki 10.000 Loyal Customers, lebih dari 1200 vendor, 75.000 produk, dan lebih dari 100.000 unique visitors setiap bulannya dari seluruh Indonesia.

Ralali.com menyediakan beragam kategori produk mulai dari Automotive Equipment, Electrical, Environmental, GPS, Machine Tools, Medical Devices, Power Tools, Safety Equipment, Sanitary, Test and Measurement, Work Tools, dan Home and Kitchen Appliances. Beragam produk tersebut ditujukan bagi skala perusahaan maupun kalangan end-user.

Fandy mengklaim, Ralali kini telah menjadi marketplace B2B terbesar di indonesia.

"Berbelanja dengan cepat, praktis dan mudah Tidak perlu repot pergi ke toko untuk mendapatkan produk yang Anda inginkan, dimana Anda cukup duduk di depan komputer, pilih yang Anda inginkan dan lakukan pembayaran. Sangat mudah bagi Anda yang sibuk dan yang lebih penting lebih menghemat waktu Anda," jelasnya.

Penjual atau seller biasanya dari manufaktur. Sedangkanbuyer atau pembeli dari retailer dan reseller besar, UMKM, dan individu. "Sebanyak 80 persen lebih ke UMKM dan reseller, sisanya end user," kata dia.

Selain memikirkan segi komersial, Rarali.com juga memiliki forum diskusi dalam websitenya dan juga tulisan tips dan trik terupdate dalam memulai usaha. Begitu juga seringkali melakukan pertemuan dengan sejumlah komunitas bisnis untuk berbagi ilmu.

Lalu dari mana Ralali mendapatkan keuntungan? Fandy mengatakan, keuntungan berasal dari member premium atau superseller yang mau membayar lebih untuk sejumlah fitur unggulan, misalnya mendapatkan tempat listing di halaman depan.

Secara umum, penjual reguler dan pembeli bisa mendaftar gratis di Ralali. "Kami seperti mal, pengunjung gratis datang, bahkan penjual reguler juga gratis berdagang, kecuali kalau dia menginginkan lebih maka harus membayar untuk menjadi member premium," tutupnya.

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Theo Yonathan Simon Laturiuw
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved