Aksi Terorisme

Kantornya Diincar Teroris, Bamsoet: Jauh Lebih Dahsyat Kalau Meledaknya di Ruang Ketua DPR

Politikus Partai Golkar tersebut meminta seluruh pihak termasuk awak media, memaklumi penjagaan kompleks parlemen yang diperketat.

Kantornya Diincar Teroris, Bamsoet: Jauh Lebih Dahsyat Kalau Meledaknya di Ruang Ketua DPR
ISTIMEWA
Fahri Hamzah satu meja dengan Presiden Jokowi, saat buka puasa bersama di rumah dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Kompleks Widya Chandra, Jakarta, Senin, (28/5/2018). 

KETUA DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengaku khawatir gedung lembaga yang dipimpinnya ditargetkan sebagai sasaran selanjutnya, oleh tersangka teroris yang tertangkap di Universitas Riau.

Ia tidak menyangka dirinya dan para koleganya di parlemen menjadi sasaran kelompok radikal. Bamsoet juga tidak ingin saat dirinya pamit untuk melaksanakan tugas kepada keluarganya, namun tidak kembali pulang ke rumah.

"Saya tidak ingin juga nanti sudah pamit dengan anak di rumah (untuk bekerja), tetapi tidak sampai rumah, naudzubillahimindzalik," ujar Bamsoet, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).

Baca: Teroris Targetkan Gedung Parlemen, Bamsoet: Saya Yakin Bukan karena Tidak Puas Terhadap Kinerja DPR

Mantan Ketua Komisi III itu kemudian menyampaikan jangan sampai hal buruk itu terjadi di Kompleks Parlemen Senayan, apalagi di ruang kerjanya. Ia tidak ingin menjadi korban dan dimuat secara luas oleh seluruh media yang bertugas meliput di DPR.

"Jauh lebih dahsyat kalau meledaknya di ruang Ketua DPR, karena pasti seluruh media memberitakan karena ada wartawan, kan yang dikejar oleh teroris adalah gaungnya," tutur Bamsoet.

Oleh karena itu, politikus Partai Golkar tersebut meminta seluruh pihak termasuk awak media, memaklumi penjagaan kompleks parlemen yang diperketat dalam beberapa hari terakhir, pasca-munculnya teror di sejumlah wilayah di Tanah Air.

Baca: Pengamanan Gedung DPR Diperketat, Bamsoet: Saya Tidak Ingin Tak Sampai Rumah, Naudzubillahimindzalik

Sebelumnya, tim Densus 88 Antiteror bersinergi dengan Polda Riau telah mengamankan tiga terduga teroris di Universitas Riau.

Para terduga teroris tersebut menargetkan dua lembaga pemerintahan sebagai sasaran teror bom berikutnya, yakni gedung DPR RI dan DPRD Riau. (Fitri Wulandari)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help