Ini Dia 8 Pak Ogah yang Bikin Resah Sopir Dicokok Polisi

Sebanyak 8 orang yang diduga melakukan pemerasan kepada pengunjung di sekitar Thamrin City dicokok polisi

Ini Dia 8 Pak Ogah yang Bikin Resah Sopir Dicokok Polisi
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sebanyak 8 orang yang diduga melakukan pemerasan kepada pengunjung di sekitar Thamrin City diamankan Polsek Tanah Abang. 

POLSEK Metro Tanah Abang baru saja mengamankan sebanyak 8 orang yang diduga melakukan pemerasan kepada pengunjung di sekitar Thamrin City dengan cara meminta tarif parkir sebesar Rp 30.000.

Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono mengatakan perbuatan yang dilakukan oleh delapan orang tersebut dilakukan sambil mengancam para sopir kendaraan angkutan barang, truk dan mobil pick up.

Sejumlah karcis fotokopian dan sejumlah uang disita Polsek Tanah Abang.
Sejumlah karcis fotokopian dan sejumlah uang disita Polsek Tanah Abang. (Warta Kota/Rangga Baskoro)

"Modus yang dilakukan para pelaki ini memberikan karcis retribusi yang difotocopy sendiri dan tertera biaya Rp 10.000 dan karcis parkir dengan biaya Rp 30.000," ujar Lukman saat dikonfirmasi, Senin (4/6).

Delapan orang tersebut ditangkap melalui operasi yang dilakukan jajaran Polsek Metro Tanah Abang selama 3 hari mulai dari 1-3 Juni 2018.

Hal itu dilakukan setelah video viral terkait pemerasan yang mereka lakukan kepada masyarakat.

Suasana Jalan Kebon Kacang Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).
Suasana Jalan Kebon Kacang Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018). (Warta Kota/Henry Lopulalan)

Tak hanya menaikkan tarif parkir, mereka juga meminta uang kepada mobil yang melintas daerahnya dengan tarif Rp 10.000.

Apabila tidak membayar, masyarakat tidak diperbolehkan untuk melewati jalan tersebut.

Adapun tersangka yang diamankan yakni berinisial NT (37), ES (29), AR (22), YR (28), AMB (28), DS (31), AM (40) dan MM (39).

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti uang sebesar Rp 722.500, 78 lembar karcis retribusi dan 130 lembar karcis parkir.

"Tersangka dikenakan pasa 368 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Diimbau kepada masyarakat untuk melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menjadi korban dari aktifitas warga setempat yang melakukan pungutan liar atau pemerasan," tutur Lukman. (abs)

Sejumlah tersangka berikut barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Sejumlah tersangka berikut barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018).
Kapolsek Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono, menunjukan barang bukti karcis dan uang tunai saat rilis penangkapan parkir liar di Polsek Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (4/6/2018). (Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha)
Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help