Jelang Asian Games 2018

Imam Nahrawi Apresiasi Atlet yang Tidak Lebaran di Kampung Halaman

Kata Imam, atlet-atlet Indonesia rela berkorban dan berjuang demi Merah-Putih dan tetap berpuasa.

Imam Nahrawi Apresiasi Atlet yang Tidak Lebaran di Kampung Halaman
Antaranews
Imam Nahrawi 

MENTERI Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengapresiasi atlet-atlet pemusatan latihan nasional yang melewatkan Lebaran di kampung halaman demi mengikuti pemusatan di luar negeri jelang Asian Games.

"Atlet-atlet itu rela berkorban dan berjuang demi Merah-Putih. Mereka juga tetap berpuasa sembari bermimpi menaikkan bendera Merah-Putih dalam Asian Games. Kami selalu mendukung pengorbanan mereka," kata Menpora Imam Nahrawi di sela-sela kunjungan di pelatnas atletik di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta dikutip dari Antaranews.

Pemusatan latihan nasional cabang atletik akan mengirimkan sembilan atlet mereka mengikuti kejuaraan uji coba di Korea Selatan pada 16-17 Juni.

Sedangkan pelatnas cabang atletik akan mengirimkan atlet-atlet loncat indah ke pemusatan latihan nasional di China jelang Asian Games pada 6 Juni hingga 16 Agustus.

Baca: Gary Cahill Jawab Kesiapannya di Piala Dunia 2018 Melalui Laga Uji Coba

Menpora mengatakan atlet-atlet pelatnas cabang olahraga masih punya kesempatan untuk evaluasi hasil latihan ataupun kejuaraan uji coba jelang Asian Games selama dua bulan.

"Semua cabang olahraga sudah melakukan jadwal latihan beserta uji coba serta latihan di luar negeri. Ada hasil menggembirakan, ada juga yang belum. Tapi, semangat mereka saat Asian Games tidak boleh mundur sedikitpun," kata Menpora.

Menpora mengatakan atlet-atlet pelatnas cabang olahraga Asian Games harus meninggalkan komplek olahraga GBK sebagai lokasi latihan menyusul persiapan Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) untuk menata arena pertandingan.

"Kami sebenarnya ingin mereka berlatih di sini dan merasakan arena pertandingan lebih awal dibanding negara-negara lain. Tapi, masyarakat juga ada yang ingin mengetahui latihan mereka sehingga itu akan mengganggu," kata Menpora tentang alasan lain pelatnas Asian Games harus pindah dari GBK.

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help