Lagi! Penumpang Tak Kapok Bercanda Soal Bom, Kali Ini Terjadi di Pesawat Garuda Indonesia

Usai mendengar candaan tersebut, sang pramugari lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pilot yang sedang bertugas.

Lagi! Penumpang Tak Kapok Bercanda Soal Bom, Kali Ini Terjadi di Pesawat Garuda Indonesia
Kompas.com/Fikria Hidayat
Ilustrasi 

SEORANG penumpang pesawat Garuda Indonesia tujuan Jakarta-Singapura dengan penerbangan pukul 20:25 WIB, Sabtu (2/6/2018), diturunkan setelah bercanda mengaku membawa bom.

Menurut VP Corporate Secretary & Investor Relations ‎Garuda Indonesia Hengki Heriandono saat diwawancarai Tribunnews via telepon mengatakan, penumpang tersebut mengatakan candaannya saat meminta awak kabin menaikkan bagasinya.

"Di kelas bisnis, minta tolong menaikkan bagasinya di kabin atas kemudian bilang "pelan-pelan ya naikkinnya, karena saya bawa bom," ungkap Hengki menirukan omongan pelaku.

Baca: Menteri Perhubungan Minta Petugas Jangan Banyak Omong Bila Ada Insiden Guyonan Bom

Usai mendengar candaan tersebut, sang pramugari lantas melaporkan kejadian tersebut kepada pilot yang sedang bertugas.

Selanjutnya, atas perintah Capt Lucky, penumpang tersebut dengan 2 koli bagasinya di-offload untuk diperiksa X-ray ulang, yang memang tidak terdapat instrumen explosive material.

Hasil pemeriksaan X-ray pada kedua bagasi pelaku hanya berisi pakaian, kosmetik, dan keperluan pribadinya yang kemudian diamankan.

Baca: Lion Air Berharap Penumpang yang Bergurau Bawa Bom Diproses Sampai Pengadilan

Pelaku pun meminta maaf kepada Capt Lucky atas candaannya, dan mengaku hanya bergurau, kemudian diamankan Avsec dan dibawa ke OD Angkasa Pura II dan PPNS Otband Soetta untuk diproses lebih lanjut.

"Sampai tadi pagi sudah dilepas oleh pihak polres dan sudah menaiki pesawat ke Singapore penerbangan pagi juga," ungkap Hengki.

Untungnya setelah insiden tersebut tidak terjadi delay yang signifikan terhadap penerbangan Garuda ke Singapura, yang hanya tertunda beberapa menit.

"Penerbangan tidak mengalami delay yang signifikan, hanya beberapa menit saja. Karena begitu penumpang tersebut diturunkan, pesawat dapat terbang kembali," tutur Hengki. (Brian Priambudi)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved