Kumpul Sebelum SOTR Bawa Parang dan Celurit, Enam Remaja Terpaksa Sahur di Kantor Polisi

Polisi yang curiga dengan kumpulan remaja itu kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah senjata tajam.

Kumpul Sebelum SOTR Bawa Parang dan Celurit, Enam Remaja Terpaksa Sahur di Kantor Polisi
WARTA KOTA/FERYANTO HADI
Enam remaja kedapatan membawa senjata tajam saat berkumpul di Taman Belakang STM Penerbangan, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Seelatan, Sabtu (2/5/2018) malam. 

KAPOLRES Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengonfirmasi penangkapan enam remaja yang kedapatan membawa senjata tajam saat konvoi Sahur on The Road (SOTR), Sabtu (2/5/2018) malam.

"Para remaja tersebut diduga akan tawuran saat konvoi SOTR. Kami amankan mereka saat sedang kumpul di Taman Belakang STM Penerbangan, Petogogan, Kebayoran Baru," kata Kombes Indra, Minggu (3/6/2018).

Polisi yang curiga dengan kumpulan remaja itu kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan sejumlah senjata tajam.

Enam remaja kedapatan membawa senjata tajam saat berkumpul di Taman Belakang STM Penerbangan, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Seelatan, Sabtu (2/5/2018) malam.
Enam remaja kedapatan membawa senjata tajam saat berkumpul di Taman Belakang STM Penerbangan, Petogogan, Kebayoran Baru, Jakarta Seelatan, Sabtu (2/5/2018) malam. (WARTA KOTA/FERYANTO HADI)

"Dalam pemeriksaan kedapatan beberapa sajam, tapi saat akan diperiksa sebagian pada lari," ujarnya.

Polsek Kebayoran Baru kemudian meminta bantuan Polres Jaksel untuk membantu menyisir lokasi. Pada Minggu (3/6/2018) dini hari, dipimpin langsung oleh Wakapolres AKBP Budi Sartono beserta Kasat Reskrim Polres AKBP Stevanus, personel kepolisian menyisir lokasi tersebut.

"Dalam penyisiran di seputaran taman belakang STM Penerbangan kedapatan beberapa sajam berupa 12 parang dan arit, potongan besi, kembang api, dan kendaraan roda dua yang diinggalkan pemiliknya," ungkap kapolres.

Sajam, kendaraan roda dua, serta remaja yang hendak tawuran, diamankan di Polsektro Kebayoran Baru. Ada pun sejumlah remaja yang ditangkap mayoritas berasal dari luar Jakarta Selatan, yakni SA (20) dari Kramat Jati, Jakarta Timur; BFL (25) dari Cipinang, Jakarta Timur; AR (24) dari Kebon Pala, Jakarta Timur; ABS (21) dari Kramat Jati; AS (20) dari Kebayoran Lama; dan MP (21) dari Tangerang. (*)

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved