Home »

News

» Jakarta

Polisi Tangkap Preman Meresahkan Berkedok Kupon Retribusi di Thamrin City

Adapun dari penangkapan tiga orang preman tersebut petugas mengamankan puluhan kupon retribusi buatan dan uang senilai ratusan ribu

Polisi Tangkap Preman Meresahkan Berkedok Kupon Retribusi di Thamrin City
Kompas.com
Ilustrasi 

BEBERAPA waktu lalu beredar informasi jika adanya aksi pemalakan terhadap kendaraan-kendaraan yang melintas di Jalan Kebon Kacang, Tanah Abang atau depan Mall Thamrin City.

Pria-pria tersebut meminta sejumlah uang kepada pengendara dengan berkedok tiket retrubusi lingkungan. Tak tanggung-tanggung nilai uang yang diminta pun sebesar Rp. 10 ribu-20 ribu.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Lukman Cahyono membenarkan kejadian tersebut, kini pihaknya telah menangkap para pelaku setelah mendapat laporan atas tindakan tersebut.

"Iya benar, pelaku sudah kami amankan saat ini dalam pemeriksaan oleh anggota," kata AKBP Lukman, Sabtu (2/6/2018).

Penangkapan pertama kali dilakukan pada Jumat (1/6) dimana dari laporan adanya tindak pemerasan yang dilakukan Nurtaman (39) dan Erman Susilo (31), selanjutnya anggota buser sedang melakukan opservasi wilayah melihat kendaraan mobil box yang di kendarai korban melintas di TKP di berhenti kan pelaku dan Meminta Uang.

Selanjutnya korban memberikan uang Rp 2000, tetapi pelaku malah marah Meminta tambahan dengan memberikan kupon distribusi lingkungan yg harus di bayar Rp 10.000.

"Karena takut korban langsung memberikan ke pelaku. Tidak lama kemudian pelaku dapat di tangkap oleh anggota Buser Polsek metro tanah Abang Jakarta pusat," katanya.

Tak sampai disitu petugas juga mengamankan Amat (40) seorang pengemudi ojek yang melakukan hal serupa di kawasan tersebut pada Sabtu (2/6).

Amat tertangkap ketika sedang meminta uang kontribusi lingkungan terhadap pengendaran yang sedang mengendarai mobil Box. Ketika melintas mobil tersebut dihentikan lalu diberikannya kupon retribusi, lantaran korbanya memberikan uang tak sesuai dengan nominal, para pelaku mengancam.

"Mereka memaksa minta Rp.10.000 namun korban hanya mampu memberi Rp.5000, karena korban takut langsung memberkan nominal uang sesuai dengan jumlah nominal di kartu restribusi tersebut," ucapnya.

Adapun dari penangkapan tiga orang preman tersebut petugas mengamankan puluhan kupon retribusi buatan dan uang senilai ratusan ribu yang diduga hasil dari pemerasan tersebut.

Hingga saat ini pihak Polsek Tanah Abang masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus tersebut. (JOS)

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help