Polisi Jelaskan Status Korban Begal yang Bela Diri Melawan Bukan Tersangka

Kasus upaya pembegalan yang terjadi Rabu pekan lalu di jembatan Summarecon, Bekasi, justru membuat pelaku tewas.

Polisi Jelaskan Status Korban Begal yang Bela Diri Melawan Bukan Tersangka
Kompas TV
Korban begal bukan tersangka dan diberikan penghargaan oleh kepolisian karena melawan begal yang kemudian tewas. 

PIHAK kepolisian meluruskan pemberitaan terkait korban begal yang melawan, sehingga pelaku malah tewas.

Soalnya, sebelum ini disampaikan bahwa status korban dijadikan tersangka.

Polisi membantah pemberitaan tersebut dengan memberikan penghargaan kepada korban.

Sebagaimana video yang diunggah Kompas TV, Kamis (31/5/2018), polisi meluruskan status yang diterima korban adalah saksi.

Meski, di media sosial diramaikan dengan kecaman status yang diberikan sebagai tersangka kepada korban.

Bahkan video rekonstruksi yang dilakukan terhadap korban yang kemudian menjadi pelaku karena menewaskan begal ramai di media sosial.

Kasus upaya pembegalan yang terjadi Rabu pekan lalu di jembatan Summarecon, Bekasi, justru membuat pelaku tewas.

Korban Mohamad Irfan Bahri melawan pelaku saat diancam dengan senjata tajam.

Perkembangan kasus ini kemudian ditanyakan Kompas TV kepada Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Wijonarko.

Polres Metro Bekasi Kota memberikan penghargaan kepada Mohamad Irfan, yang berhasil melumpuhkan begal di jembatan Summarecon Bekasi.

Sebelumnya sempat beredar kabar kalau Irvan malah dijadikan sebagai tersangka.

Penghargaan ini langsung diberikan oleh Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Indarto.

Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepolisian atas keberanian dan kemampuan Mohamad Irfan dalam melawan pelaku begal.

Tindakan Irvan ini dinilai membantu kepolisian dalam mengurangi tindakan kejahatan.

Irvan melakukan perlawanan lantaran ia dan rekannya Ahmad Rofiki menjadi korban pembegalan di jembatan Summarecon Bekasi pada hari Rabu tanggal 23 Mei 2018, sekitar pukul 00.30 dini hari.

Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved